NASIONALNEWS.id
BANTUL — Kobessah Kopi Bantul atau yang dikenal sebagai Kobessah 3 hadir sebagai salah satu destinasi nongkrong sekaligus ruang produktif yang ramah mahasiswa di wilayah Bantul. Berlokasi di Kragilan, Tamantirto, Banguntapan, Kabupaten Bantul, kafe ini menawarkan suasana nyaman dengan harga menu yang bersahabat, mulai dari Rp7.000 hingga Rp17.000.
Tak heran jika Kobessah Kopi menjadi pilihan favorit mahasiswa untuk mengerjakan tugas, berdiskusi, hingga sekadar melepas penat. Lokasinya yang berada tepat di sekitar Kampus UAD 4 menjadi nilai tambah tersendiri.
Dengan luas area mencapai sekitar 3.800 meter persegi, kafe ini berada di kawasan strategis dengan aktivitas mahasiswa yang cukup tinggi. Bahkan, dari area kafe, pengunjung dapat menikmati langsung pemandangan Gedung Kampus UAD 4 yang ikonik.
“Sekitar 80 persen pengunjung kami adalah mahasiswa. Karena itu, kami mengutamakan harga terjangkau, tempat yang luas dan nyaman, serta fasilitas pendukung seperti free Wi-Fi,” ujar General Manager Kobessah Kopi, Hanun Nabiila, S.M, Senin (26/1/2026).
Mengusung konsep industrial yang dipadukan dengan nuansa kekeluargaan, Kobessah Kopi menghadirkan area open space yang luas dan tertata rapi.
Beragam pilihan tempat duduk tersedia, mulai dari area ber-AC, meja panjang yang nyaman untuk mengerjakan tugas dalam waktu lama, hingga area santai untuk berkumpul bersama teman atau keluarga.
Dari sisi menu, Kobessah Kopi mengandalkan kopi Nusantara sebagai minuman unggulan. Sementara untuk makanan, kafe ini menyajikan berbagai menu khas Jawa Timur, seperti nasi pecel dan nasi ayam rawon, yang dikenal dengan cita rasa khas serta ramah di kantong.
Tak hanya sebagai tempat nongkrong, Kobessah Kopi juga menyediakan layanan reservasi untuk berbagai kebutuhan, baik acara santai maupun kegiatan khusus. Pengelola pun terbuka untuk kolaborasi event dengan berbagai pihak. Di dalam area kafe tersedia ruangan ber-AC berkapasitas cukup besar, spot duduk yang variatif, serta playground anak yang menjadikan kafe ini ramah keluarga. Konsep serupa juga diterapkan di cabang Kobessah Kopi Godean.
Sementara itu, Humas Kobessah Kopi, Devi Khairunnisa, menjelaskan bahwa peran humas lebih difokuskan pada perancangan konsep publikasi dan kolaborasi.
“Humas bertugas menyusun konsep publikasi, khususnya untuk media sosial. Proses pengeditan selanjutnya dilakukan oleh tim media sosial. Kami juga aktif berkolaborasi dengan pihak luar, seperti event organizer. Salah satunya kolaborasi dengan EO di salah satu hotel di Yogyakarta beberapa waktu lalu,” jelasnya.
Untuk jam operasional, setiap cabang Kobessah Kopi memiliki kebijakan berbeda. Khusus Kobessah Kopi Bantul, kafe ini buka selama 24 jam, sehingga memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa maupun pengunjung yang membutuhkan tempat nyaman kapan saja.
(PA)






