NASIONALNEWS.id YOGYAKARTA – Sebanyak dua ratus lima porsi nasi kebuli dan sate kambing bakar disajikan pengurus Takmir Masjid Sultan Agung Jalan Kaliurang KM 7 Yogyakarta menjamu jamaah yang menghadiri dua kegiatan keagamaan hari Senin tanggal 16 Maret 2026.
Nasi kebuli adalah hidangan nasi berbumbu khas Indonesia yang mendapat pengaruh kuat dari Arab (Timur Tengah), khususnya Yaman. Nasi ini terkenal dengan aromanya yang kuat, rasa gurih, dan tekstur kaya rempah.
Dua kegiatan keagamaan yang dihelat itu Khataman Al Qur’an dan Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang dipimpin langsung Muhammad Suryadi selaku ketua takmir Masjid Sultan Agung.
“Khataman Quran kegiatan ini bertujuan menyemarakkan syiar Islam, mempererat silaturahmi, dan meraih keutamaan Lailatul Qadr,” kata Muhammad Suryadi dalam sambutan singkatnya.
Tata cara khatam yang Al-Qur’an secara tradisi diawali dengan membaca 22 surat terakhir (Ad-Duha hingga An-Nas), membaca Al-Fatihah, surat Al-Baqarah ayat 1-5 dipandu Muhammad Arif Muazin Masjid Sultan Agung dan dilanjutkan dengan tahlil (tawasul) dan diakhiri doa khatam yang dipimpin Kiai Muhammad Fatah.
Ustadz Muhammad Ghufron dari Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Yogyakarta, dalam tausiah singkatnya mengajak kembali para jamaah yang hadir tentang kebenaran yang terkandung dalam Kitab Suci Al Quran. (Ridar)










