NASIONALNEWS.id, LAMONGAN – Warga digegerkan dengan penemuan sesosok pria dalam kondisi meninggal dunia yang terapung di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Dusun Ngajaran, Desa Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Minggu (30/8/2026) sore.
Penemuan tersebut diketahui sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, Sekretaris Desa Karanganom melaporkan kepada pihak kepolisian terkait adanya seseorang yang terlihat terapung di aliran Sungai Bengawan Solo.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Karangbinangun IPTU I Wayan Sumantra, S.H., bersama sejumlah anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Setibanya di lokasi, petugas bersama warga kemudian melakukan evakuasi terhadap korban ke tepi sungai. Saat dievakuasi, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Karangbinangun untuk menjalani pemeriksaan medis.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.
«“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis/visum luar, tidak ditemukan adanya luka bekas penganiayaan maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.»
Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan identitas MP, warga Jalan Batam, Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.
Identitas korban kemudian dibenarkan oleh pihak keluarga berdasarkan ciri-ciri fisik korban.
Adapun ciri-ciri korban saat ditemukan, yakni laki-laki berusia sekitar 40 tahun dengan tinggi badan kurang lebih 168 sentimeter. Korban mengenakan kaos berwarna hitam dengan motif garis putih pada bagian pundak serta sarung batik berwarna cokelat kombinasi cokelat tua dan muda.
Menurut keterangan pihak keluarga, korban diduga mengalami depresi akibat penyakit yang dideritanya dan tak kunjung sembuh.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penanganan dan pemeriksaan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.
“Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” tutup IPDA M. Hamzaid.
Reporter: Sholichan







