NASIONALNEWS.ID PURWOKERTO – Paguyuban Mediator Banyumas (PAMORMAS) resmi menetapkan Edi Soejitno, SH, atau yang akrab disapa Sinchan, sebagai Ketua PAMORMAS masa bhakti 2026–2031. Sinchan terpilih secara aklamasi dalam pemilihan ketua yang digelar di Showroom GUN Motor, Jalan S. Parman, Purwokerto, Senin (4/5/2026).
Sinchan menggantikan ketua sebelumnya, Hartoyo, dalam proses pergantian kepemimpinan organisasi yang telah berdiri sejak 1998 dan kini memiliki anggota lebih dari 500 orang.
PAMORMAS dikenal sebagai paguyuban yang menaungi para mediator (makelar) serta pedagang mobil bekas di wilayah Kabupaten Banyumas. Organisasi ini menjadi wadah koordinasi pelaku jual beli kendaraan, terutama sektor mobil bekas yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sekitar 20 orang perwakilan pengurus lama yang mengikuti jalannya pemilihan dan penetapan ketua baru.
Dalam penyampaian visi dan misinya, Sinchan menegaskan bahwa kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan legitimasi dan kredibilitas PAMORMAS di mata publik. Menurutnya, keberadaan paguyuban harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan profesional agar meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam transaksi jual beli kendaraan.
“Keberadaan PAMORMAS harus dapat dipertanggungjawabkan dan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dalam transaksi jual beli mobil,” kata Sinchan.
Sejumlah program prioritas disampaikan sebagai langkah strategis membangun kembali organisasi. Di antaranya rencana kerja sama dengan perusahaan leasing mobil di Banyumas untuk mendorong peningkatan transaksi, serta agenda penyelenggaraan Pekan Raya Mobil Banyumas yang akan menampilkan mobil baru dan bekas di kawasan halaman Menara Teratai Purwokerto.
Selain program bisnis, Sinchan juga mendorong pembenahan internal melalui pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai identitas resmi anggota, serta peningkatan kesejahteraan anggota sebagai bagian dari penguatan solidaritas paguyuban.
Sinchan menekankan pentingnya sistem kerja yang lebih tertib di lingkungan mediator mobil. Ia menyebut perlunya aturan bersama agar praktik perantara jual beli kendaraan tidak merugikan konsumen dan tidak mencoreng nama organisasi. Ia juga mengingatkan agar setiap anggota menawarkan kendaraan secara transparan sesuai permintaan konsumen dengan kesepakatan harga yang jelas, serta tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.
Sementara itu, anggota senior PAMORMAS, Ifan Maldaputra, menyebut pergantian kepemimpinan menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali organisasi yang sempat pasif dalam beberapa waktu terakhir. Ia menilai konsolidasi diperlukan karena sebagian pengurus lama telah meninggal dunia.
“Dengan adanya pengalihan dari ketua lama ke ketua baru, kita masih menunggu ketua baru memaparkan program dan visi misinya. Karena anggota kemarin masih pasif, dan beberapa pengurus lama sudah meninggal dunia, jadi kita akan merangkul anggota lama untuk bisa aktif kembali,” ujarnya.
Ifan menambahkan, pihaknya menunggu langkah konkret setelah pengukuhan ketua dan pengurus baru, termasuk agenda pelepasan ketua lama.
Menutup rangkaian pernyataannya, Sinchan yang berprofesi sebagai penasihat hukum menegaskan kesiapannya mendampingi anggota PAMORMAS jika menghadapi persoalan hukum dalam menjalankan aktivitas usaha.
Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa PAMORMAS menjadi organisasi yang lebih profesional, solid, serta semakin dipercaya masyarakat Banyumas.
(Widhiantoro)






