NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – Kreativitas pemuda Dusun Calukan, Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencuri perhatian dalam Pesta Rakyat 2026, Sabtu (22/8/2026).
Perayaan yang digelar untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu berlangsung meriah. Lapangan terbuka Dusun Calukan disulap menjadi arena pesta rakyat dengan panggung pertunjukan yang tampil unik menyerupai Istana Merdeka.
Panggung tersebut dibuat menggunakan bahan sederhana berupa triplek dan gabus. Meski demikian, tangan kreatif para pemuda yang tergabung dalam Unit Karang Taruna MEXICANA mampu mengubahnya menjadi miniatur Istana Merdeka yang menarik perhatian warga.
“Panggung yang berbahan triplek dan gabus, miniatur Istana Merdeka ini hasil kreasi para pemuda,” kata salah seorang pemuda Calukan, Harno.
Menurut Harno, kreativitas pemuda menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pesta rakyat setiap tahun. Konsep panggung dan pertunjukan sengaja dibuat berbeda agar perayaan kemerdekaan tidak monoton.
“Tiap acara seperti ini panggung pertunjukan setiap tahun tidak sama, tapi berbeda. Ide cemerlang ini datang dari para pemuda dan mereka punya target,” ujarnya.
Semangat tersebut membuat pesta rakyat di Calukan bukan sekadar acara hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan gotong royong dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Dusun Calukan merupakan wilayah pedesaan di Kalurahan Sinduharjo yang memiliki cerita tersendiri mengenai asal-usul namanya.
Salah satu kisah menyebut nama Calukan berasal dari istilah Jawa colak-calik, yang menggambarkan kebiasaan warga pada masa lalu yang bolak-balik menyeberangi Sungai Mblotan.
Ketika populasi Taraman bertambah, warga mulai memperluas permukiman ke seberang sungai. Wilayah tersebut kemudian dikenal sebagai Calukan.
Cerita tentang Calukan juga tidak lepas dari para perintis yang membuka lahan atau babat alas. Nama sejumlah tokoh perintis, seperti Mbah Setu dan Mbah Utup, kini bahkan diabadikan menjadi nama jalan di wilayah tersebut.
Versi lain menyebut nama Calukan berkaitan dengan kebiasaan warga yang sering celuk-celuk atau saling memanggil menggunakan bahasa Jawa ketika hari mulai petang.
Kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Sabtu (22/8/2026) juga terasa di berbagai kampung di Yogyakarta.
Di Dusun Krapyak, Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman, kegiatan pesta rakyat dipusatkan di bangunan lama Balai RW Krapyak.
Semangat serupa juga terlihat di Babadan Baru, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman. Perayaan di wilayah tersebut digagas oleh Ikamaba.
Rangkaian pesta rakyat di berbagai kampung tersebut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya berlangsung dalam seremoni formal, tetapi juga tumbuh melalui kreativitas warga, terutama generasi muda.
Bagi pemuda Calukan, panggung miniatur Istana Merdeka menjadi simbol bahwa dengan bahan sederhana dan semangat gotong royong, sebuah perayaan kampung dapat dikemas menjadi pertunjukan yang menarik sekaligus membanggakan. (Ridar)






