NASIONALNEWS.ID YOGYAKARTA-Ikatan Keluarga Besar Minangkabau Yogyakarta (IKBMY) sukses menyelenggarakan halal bihalal bertajuk “Paubek Rindu Dirantau Lestarikan Budaya Minang” yang dihadiri ribuan perantau di Gedung IWS Jogonalan, Bantul, pada Kamis malam (16/04/2026).
– Persatuan di Perantauan: Ketua IKBMY DIY,”H. Gusremon, SH”, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar tradisi saling memaafkan, melainkan wadah krusial untuk memperkuat eksistensi dan peran warga Minang dalam membangun kebersamaan di tanah Yogyakarta.
– Kehadiran Tokoh Penting: Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh besar seperti antropolog UGM”Prof. Dr. H. Syafri Sairin, M.A.” dan pemilik BPR Danagung Group,”Rachmad Ali”, serta perwakilan Muspida Pemkab Bantul.
– Identitas Budaya: Dalam kesempatan tersebut, diingatkan kembali mengenai keunikan sistem kekerabatan”matrilineal” suku Minangkabau yang merupakan salah satu yang terbesar di dunia sebagai identitas yang harus terus dijaga.
Suasana haru dan gembira menyelimuti gedung saat penyanyi kenamaan asal Sumatera Barat, **”Olivia Tanjung” dan”Ayu Amanda”**, naik ke panggung. Mereka membawakan deretan lagu hits seperti “Jo Timbago“, “Parasaian Diri“, “Tapiliah Di Nan Rumik”, hingga lagu “Anak Tiung“. Kehadiran musik khas Minang ini berhasil menjadi “obat rindu” (paubek rindu) yang efektif bagi warga yang sudah lama tidak pulang ke kampung halaman.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi tausyiah dan prosesi bersalam-salaman antar ribuan jamaah yang hadir. Antusiasme yang tinggi ini, menurut Rachmad Ali, menunjukkan betapa kuatnya ikatan batin para perantau Minang di Yogyakarta, sehingga kegiatan serupa sangat layak untuk dilestarikan secara konsisten di masa mendatang.
(Ridar)










