Tafakur Alam, Majlis Preman Indonesia Gelar Family Gathering 2025 di Bogor

oleh -
oleh
img 20251109 wa0011

NASIONALNEWS.id BOGOR – Majlis Preman Indonesia (MPI) kembali menunjukkan eksistensinya melalui kegiatan Family Gathering dan Sarjana Malam (Salam) yang digelar selama dua hari, 8–9 November 2025, di Villa Nur Amir, kawasan wisata alam Gunung Salak Endah, Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

img 20251109 205620

Mengusung tema “Tafakur Alam dan Cosmic Quotient”, kegiatan ini menjadi ajang refleksi spiritual dan kebersamaan bagi ratusan anggota dan simpatisan MPI. Acara turut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Majelis Sholawat Arrobbusholla, NasionalNews.id, serta komunitas sahabat dan kawan-kawan Majlis Preman Indonesia dari berbagai daerah.

Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai namun penuh makna ini diisi dengan sesi refleksi alam, sholawat bersama, diskusi kebangsaan, hingga pembahasan nilai-nilai spiritual modern.

Kesadaran Alam dan Spiritualitas Semesta

Dalam sambutannya, Gus Dayat, selaku Founder Majlis Preman Indonesia, menekankan pentingnya manusia untuk memahami hubungan dirinya dengan alam semesta. Melalui konsep Cosmic Quotient, ia mengajak peserta untuk membangun kesadaran kosmik, keseimbangan antara spiritualitas, sosial, dan kesadaran diri sebagai bagian dari ciptaan Tuhan.

“Tafakur Alam bukan hanya soal melihat keindahan alam, tetapi bagaimana kita belajar dari keseimbangannya. Cosmic Quotient adalah cara berpikir dan merasa selaras dengan semesta, agar hidup kita lebih bermakna,” ujar Gus Dayat dalam sesi utama kegiatan.

Menurutnya, kegiatan Family Gathering dan SALAM ini juga menjadi ruang bagi anggota MPI untuk memperkuat nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan rasa cinta terhadap alam.

Harmoni, Kebersamaan, dan Nilai Spiritual

Sepanjang kegiatan, suasana keakraban dan kebersamaan terasa kental. Para peserta tidak hanya menikmati panorama alam Gunung Salak, tetapi juga terlibat dalam kegiatan sosial, doa bersama, dan dialog lintas komunitas.

Kehadiran Majelis Sholawat Arrobbusholla memberikan nuansa religius yang menenangkan, sementara partisipasi media seperti NasionalNews.id memperkuat semangat kolaborasi positif antara dunia spiritual, sosial, dan informasi publik.

Acara ini ditutup dengan doa bersama dan pesan moral dari Gus Dayat agar seluruh peserta membawa pulang semangat tafakur dan kesadaran kosmik dalam kehidupan sehari-hari.

“Majlis Preman Indonesia bukan sekadar komunitas. Ini adalah gerakan kesadaran, untuk belajar menjadi manusia yang sadar, berjiwa sosial, dan berjiwa semesta,” tutup Gus Dayat.

(Ricky)

No More Posts Available.

No more pages to load.