Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, UBN: Bukti Pengabdian Indonesia untuk Perdamaian Dunia

oleh -
999b432f e561 4165 bffd 17760136e4a9

NASIONALNEWS.ID JAKARTA — Ulama nasional Ustaz Bachtiar Nasir atau UBN menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan.

Dalam pernyataan resminya, UBN mengawali dengan ungkapan belasungkawa. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Dari relung hati yang paling dalam, saya menyampaikan rasa duka cita yang teramat mendalam atas gugurnya putra-putra terbaik bangsa,” ujar UBN, Selasa (31/3/2026).

Ia menyebut para prajurit yang gugur sebagai sosok yang telah mengabdikan diri sepenuhnya untuk kepentingan bangsa dan kemanusiaan global. “Mereka telah kembali ke haribaan Allah dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia,” kata UBN.

Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) itu juga menyinggung, Praka Farizal Rhomadhon, bersama rekan-rekannya yang dinilai gugur dalam misi kemanusiaan internasional di wilayah konflik.

Menurutnya, insiden yang terjadi di wilayah Naqoura dan Adchit al-Qusayr bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga besar TNI, tetapi juga merupakan duka nasional bagi seluruh rakyat Indonesia. “Ini bukan sekadar kehilangan institusi, tetapi duka seluruh bangsa,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa para prajurit tersebut menjalankan mandat internasional di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan tanggung jawab melindungi warga sipil.

UBN menilai kehadiran prajurit Indonesia di Lebanon merupakan bagian dari komitmen negara dalam menjaga ketertiban dunia sesuai amanat konstitusi. “Indonesia bukan penonton, tetapi pelaku aktif dalam misi perdamaian dunia,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kontribusi Kontingen Garuda (Konga) sebagai duta bangsa yang membawa misi kemanusiaan dan diplomasi di kancah global.

Menurutnya, para prajurit tidak hanya menjalankan tugas militer, tetapi juga membangun hubungan dengan masyarakat lokal. “Mereka membawa wajah kemanusiaan Indonesia yang santun namun tegas,” ujarnya.

UBN turut menyampaikan solidaritas kepada keluarga korban. “Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami berdiri bersama kalian dalam doa dan solidaritas tanpa batas,” katanya.

Di akhir pernyataannya, UBN mengajak seluruh prajurit TNI untuk tetap teguh menjalankan tugas negara. “Jangan biarkan duka ini memadamkan api pengabdian. Dunia melihat bahwa Garuda tidak pernah terbang rendah di hadapan ancaman,” tutupnya. (Ibn/AS)

No More Posts Available.

No more pages to load.