NASIONALNEWS.id PANDEGLANG – Cihunjuran, 29 Januari 2025 Kabupaten Pandeglang tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga memiliki warisan sejarah yang kaya. Salah satu destinasi wisata yang menyimpan nilai sejarah adalah Wisata Water Park Cihunjuran, yang tak hanya menjadi tempat rekreasi tetapi juga memiliki kaitan erat dengan peninggalan Kerajaan Salaka Nagara, kerajaan tertua di Nusantara.
Dibuka pada tahun 1992, Water Park Cihunjuran awalnya dikenal sebagai tempat pemandian alami yang berlokasi di kawasan bersejarah. Di area ini, terdapat beberapa benda cagar budaya yang diyakini berasal dari era Kerajaan Salaka Nagara. Para sejarawan dan budayawan meyakini bahwa wilayah Cihunjuran memiliki keterkaitan erat dengan peradaban kerajaan yang berdiri pada abad ke-2 Masehi di wilayah barat Pulau Jawa.
Selain wahana air yang menjadi daya tarik utama, tempat ini juga menjadi lokasi ziarah makam Ki Buyut Jangkung, seorang tokoh yang diyakini memiliki karomah luar biasa. Hal ini membuat Water Park Cihunjuran tidak hanya ramai dikunjungi oleh wisatawan yang ingin berwisata, tetapi juga oleh mereka yang datang untuk berziarah dan mengenang sejarah masa lalu.
Mak Marti, pengelola wisata ini, menuturkan bahwa tempat ini mengalami perkembangan pesat sejak awal pendiriannya. “Kami berusaha menjaga keseimbangan antara wisata modern dan pelestarian sejarah. Banyak pengunjung datang untuk menikmati wisata air, tapi tidak sedikit juga yang tertarik dengan nilai sejarah dan spiritual yang ada di tempat ini,” ujarnya.
Seorang pengunjung yang ditemui di lokasi, menyampaikan kesan positifnya. “Kami bisa menikmati suasana pemandian yang menyegarkan, sekaligus melihat langsung benda-benda peninggalan sejarah. Ini pengalaman yang sangat berkesan,” katanya.
Dengan perpaduan antara keindahan alam, rekreasi modern, dan jejak sejarah kerajaan kuno, Wisata Water Park Cihunjuran menjadi destinasi yang unik dan wajib dikunjungi di Kabupaten Pandeglang. Pemerintah daerah pun terus mendukung upaya pelestarian situs bersejarah ini agar tetap terjaga sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.
(ARI)







