NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang melaunching program ATM beras di Masjid Jami Nurul Huda, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Rabu (7/8/2019) sore.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Camat Cipondoh Rizal Ridolloh, Lurah Ketapang Khotibul Imam, Ketua Baznas Kota Tangerang KH. M. Aslie Al Kusaeri, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Jami Nurul Huda (DKM) Nahidi beserta pengurus, Binamas, Bhabinsa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakata, dan para jamaah Masjid Jami Nurul Huda.
Ketua Baznas Kota Tangerang, KH. M Aslie Al Kusaeri saat ditemui saat ditemui di lokasi kegiatan mengatakan, bahwa ATM beras merupakan gagasan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah.
“Program ini berawal saat Pemkot mengadakan kunjungan di salah satu masjid yang ada di daerah istimewa Yogyakarta. Disana masjid tidak sekedar untuk ibadah, melainkan juga membangun aspek kehidupan, seperti ekonomi dan sosial,” ujarnya.
KH. M Aslie menambahkan, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) program ATM beras direalisasikan. Kegiatan tersebut bermaksud untuk mensejahterakan masyarakat sekitar.
“Jangan sampai masjid mewah, pakai AC, tapi kiri kanannya ada yang kelaparan bahkan ada yang utang beras. Kita pingin sejahtera semua,” imbuhnya.
Lanjut KH M Aslie, ATM beras pertama kalinya diresmikan di wilayah Kecamatan Cipondoh, yakni pada 26 Juli di wilayah Kelurahan Poris Plawad, dan 7 Agustus di wilayah Kelurahan Ketapang.
“ATM beras ini akan dilaunching di setiap kelurahan pada setiap minggunya,” katanya.
KH M Aslie menjelaskan, agar bantuan beras ini tepat diberikan kepada warga yang membutuhkan, UPZ bekerjasama dengan RW dan RT melakukan pendataan di wilayah.
“Ada fakir miskin, fakir itu orang yang enggak produktif, tapi dia perlu makan, jadi harus diutamain. Kedua, miskin itu orang punya pekerjaan tapi ekonomi dia tidak mencukupi, itu juga kita bantu,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Camat Cipondoh, Rizal Ridolloh mengatakan, bahwa dirinya sangat mendukung adanya ATM beras. Dirinya berharap, masjid yang memiliki UPZ dapat melaksanakan program tersebut.
“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kita untuk masyarakat sekitar masjid,” singkatnya.
Sementara, Ketua DKM Masjid Jami Nurul Huda menjelaskan, DKM akan bekerjasama dengan UPZ dan Remaja Islam Masjid Jami Nurul Huda (Risda) keliling dalam menggalang dana.
“Untuk besaran bantuannya tergantung orang yang memberikan dengan setulus hati,” pungkasnya. (angga/aput)






