Tuman Jasa Wadah Berkreativitas Kaum Difabel Kota Tangerang

oleh -
Dinsos Kota Tangerang

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) menggelar launching Tuman Jasa dan senam bersama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Gedung Harmoni Kota Tangerang, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (23/2/2020).

Pada kesempatan itu Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah bersama wakilnya Sachrudin, Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman, dan beberapa kepala OPD serta camat yang hadir, tak sungkan untuk masuk barisan mengikuti senam bersama KPM.

Usai senam bersama, Walikota bersama rombongan melaunching Komunitas Tuman Jasa (Tim Usaha Mandiri Jaringan Disabilitas) yang bertempat di lantai dua Gedung Harmoni Kota Tangerang.

“Ini bagus artinya kaum difabel juga bisa berusaha secara mandiri, tadi kita lihat ada Kopi Tuman Jasa, terus ada percetakan juga. Artinya disini ada peluang tinggal bagaimana kita mememberikan ruang untuk mereka,” ungkap Arief.

Tuman Jasa dibawah binaan Dinas Sosial, juga bermitra dengan Koperasi Kita sebagai pemodal sekaligus badan hukum usaha.

“Semoga kedepan Tuman Jasa bisa menjadi brand kebanggaan Kota Tangerang,” imbuh Arief.

Dinsos Kota Tangerang

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Suli Rosadi menerangkan, Tuman Jasa adalah komunitas dari kaum difabel yang melakukan suatu usaha. Dengan dibantu Komunitas Paperta sebagai pelatih sablon kaos Tuman Jasa.

“Selain Tuman Jasa, ada Saka Bina Sosial dari anggota Pramuka. Pramuka kita dorong untuk menularkan rasa peduli sosial terutama generasi muda. Ada juga Tim Reaksi Cepat (TRC) yang akan menangani pengaduan-pengaduan masyarakat terkait ODGJ, orang terlantar dan lainnya. Jadi dalam hitungan menit kita bisa bergerak menyelesaikan aduan,” ujarnya.

Dalam acara tersebut diberikan Sertifikat Graduasi, bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah meningkat taraf kesejahteraannya dari pra sejahtera ke sejahtera mandiri.

“Total 878 PKH yang mengundurkan diri secara sukarela, target kita memang tidak selamanya bantuan diberikan seumur hidup, jadi mereka harus bisa berusaha secara mandiri,” tandas Kadinsos. (Hms/SL)

No More Posts Available.

No more pages to load.