NASIONALNEWS.ID | Serang — Minimnya penerangan jalan di Jalan Raya Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, menuai keluhan serius dari warga dan para pengguna jalan. Sedikitnya 28 unit lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dilaporkan mati total, termasuk lampu yang berada tepat di depan Polsek Tanara, Selasa (30/12/2025).
Kondisi ini terjadi di sepanjang ruas jalan yang melintasi Desa Sukamanah dan Desa Cerukcuk, yang dikenal sebagai jalur padat kendaraan, khususnya truk besar dan kontainer. Saat malam hari, jalan tersebut berubah menjadi gelap gulita dan dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Beberapa faktor diduga menjadi penyebab matinya lampu PJU tersebut, mulai dari kerusakan komponen lampu, gangguan kabel atau koneksi listrik, hingga dugaan pencurian kabel. Namun hingga kini, belum terlihat adanya perbaikan nyata dari pihak terkait.
Kanit Polsek Tanara, Masruki, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa hampir seluruh lampu PJU di sepanjang sekitar satu kilometer ruas jalan tersebut sudah tidak berfungsi sejak awal Maret 2023.
“Hampir seluruh lampu PJU di jalan ini mati. Kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama,” ujar Masruki.
Keluhan serupa juga disampaikan Heri, warga Desa Sukamanah, Kecamatan Tanara. Ia mengaku setiap hari harus melintasi jalan tersebut saat berangkat kerja di pagi hari dan pulang larut malam.
“Kami sebagai warga dan pengguna jalan merasa khawatir. Jalan gelap, kendaraan besar sering melintas, risiko kecelakaan sangat tinggi,” kata Heri.
Menurut warga, kondisi jalan pada siang hari memang tidak terlalu bermasalah. Namun situasi berubah drastis ketika malam tiba. Selain rawan kecelakaan lalu lintas, warga juga khawatir kawasan tersebut berpotensi menjadi lokasi rawan tindak kejahatan akibat minimnya penerangan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan mengaktifkan kembali lampu-lampu PJU yang rusak, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadan, di mana aktivitas warga pada malam hari meningkat.
Warga menilai, persoalan penerangan jalan tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut keselamatan, kenyamanan, dan rasa aman masyarakat. Pemerintah diminta menunjukkan kepedulian nyata melalui tindakan cepat dan terukur.
Penulis : Farid
Editor : Daenk







