Pasaman Barat Dorong Wisata Islami Berbasis Potensi Alam

oleh -
img 20260811 131150

NASIONALNEWS.ID, PASAMAN BARAT– Pengembangan wisata Islami didorong menjadi salah satu strategi Pasaman Barat untuk meningkatkan daya tarik pariwisata daerah.

Konsep tersebut memadukan potensi wisata alam dengan fasilitas yang mendukung kebutuhan wisatawan muslim.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat, Afrizal, SE., MT., saat menghadiri sosialisasi hak-hak konstituen yang digelar di Kantor PAC PKB Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (9/8/2026).

Afrizal menyebut Sumatera Barat bersama Nusa Tenggara Barat telah mendapatkan legalitas sebagai destinasi Wisata Islami di Indonesia.

Menurutnya, konsep wisata Islami tidak sebatas menyuguhkan keindahan alam.

“Ciri wisata Islami itu tidak hanya alamnya yang indah, tapi juga harus memfasilitasi kebutuhan wisatawan muslim,” ujar Afrizal.

Fasilitas pendukung tersebut, lanjut dia, antara lain mushola, arah kiblat yang tepat, ketersediaan air bersih untuk berwudu, hingga sajadah.

Afrizal berharap Pasaman Barat mampu mengembangkan potensi wisata alam yang dimiliki dengan dukungan fasilitas keislaman.

Dengan konsep tersebut, destinasi wisata di Pasaman Barat diharapkan semakin nyaman bagi wisatawan muslim sekaligus mampu menarik lebih banyak kunjungan.

Sementara itu, kegiatan sosialisasi hak-hak konstituen menghadirkan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKB, Donizar, sebagai pembicara utama.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan simpatisan PKB dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang meliputi Kecamatan Lembah Melintang, Sungai Beremas, Parit, Koto Balingka, Ranah Batahan, dan Sungai Aur.

Dalam pemaparannya, Donizar mengingatkan masyarakat agar memahami hak dan kewajibannya sebagai konstituen, termasuk hubungan antara pemilih dengan wakil rakyat setelah pemilu.

“Yang penting dipahami adalah hak dan kewajiban konstituen setelah pemilu,” kata Donizar.

Ia menjelaskan, sebagai wakil rakyat, dirinya berkewajiban memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah memberikan mandat melalui pemilu.

Salah satu bentuk perjuangan tersebut dilakukan melalui mekanisme Dana Aspirasi serta berbagai program yang bersumber dari kebijakan yang telah diundangkan.

“Sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari PKB, kami berkewajiban menyalurkan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan konstituen yang telah memilih,” tegasnya.

Donizar menambahkan, program yang bersumber dari perolehan suara PKB akan diprioritaskan untuk konstituen PKB sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab dan ramah tamah bersama simpatisan PKB se-Dapil 3 Pasaman Barat. (Zan)

No More Posts Available.

No more pages to load.