NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Pemerintah Daerah DIY dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memantau langsung pelaksanaan Musyawarah Kalurahan Pemilihan Lurah Pergantian Antarwaktu (PAW) 2026 di lima kalurahan, Minggu (27/9/2026).
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan proses pemilihan berjalan tertib, transparan, dan demokratis, sekaligus menjaga suasana tetap kondusif di tengah masyarakat.
Lima kalurahan yang menggelar pemilihan lurah PAW tersebut adalah Trihanggo (Gamping), Sendangadi (Mlati), Candibinangun (Pakem), Maguwoharjo (Depok), dan Caturtunggal (Depok).
Pemantauan dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (DPMKKPS) Pemda DIY, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Abu Bakar dan jajaran Forkopimda.
Rombongan mengawali kunjungan di Kalurahan Trihanggo, kemudian melanjutkan pemantauan ke Sendangadi, Candibinangun, Maguwoharjo, dan Caturtunggal.
Dalam kunjungannya ke Kalurahan Sendangadi, Abu Bakar yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati Sleman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan musyawarah tersebut.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan pemimpin kalurahan yang mampu mengemban amanah dan melayani warga.
“Terima kasih dan apresiasi yang luar biasa atas partisipasi warga masyarakat, para dukuh, RT, RW, hingga perwakilan lembaga seperti Karang Taruna dan PKK yang hadir mewakili masyarakat. Momen ini sangat penting untuk memilih sosok pimpinan yang amanah, tulus, dan ikhlas dalam melayani warga,” ujar Abu Bakar.
Ia juga mengapresiasi langkah panitia yang menyediakan fasilitas siaran langsung atau live streaming. Fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat menyaksikan pemaparan visi dan misi para calon lurah sekaligus mengikuti jalannya pemilihan.
Menurut Abu Bakar, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilihan.
Sementara itu, KPH Yudanegara saat memantau pelaksanaan musyawarah di GOR Candibinangun, Pakem, menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama proses pemilihan berlangsung.
“Kami dari Pemda DIY bersama kawan-kawan dari Pemkab Sleman melakukan monitoring untuk memastikan pelaksanaan PAW di lima kalurahan berjalan dengan baik. Harapan kami, masyarakat dapat berdemokrasi dengan baik dan memilih sesuai hati nurani serta visi-misi calon untuk masa depan kalurahan yang lebih baik,” tuturnya.
Pelaksanaan pemilihan lurah PAW 2026 ini mengacu pada Peraturan Bupati Sleman Nomor 22 Tahun 2026 tentang Pedoman Tata Cara Pemilihan Lurah Antar Waktu.
Berdasarkan hasil pemantauan, musyawarah di kelima kalurahan secara umum berlangsung tertib dan lancar. Proses pemilihan juga berjalan dengan mengedepankan keterbukaan serta prinsip-prinsip demokrasi.
Melalui pemilihan tersebut, pemerintah berharap kalurahan dapat memperoleh pemimpin yang mampu menjalankan amanah serta melanjutkan pelayanan dan pembangunan demi kepentingan masyarakat. (Jat)











