Polsek Pucuk Hadiri Audiensi Warga Desa Cungkup ke Pemdes, Dorong Dialog Humanis

oleh -
oleh
img 20260128 210357

NASIONALNEWS.id, LAMONGAN – Polsek Pucuk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan humanis di tengah masyarakat.

Hal tersebut tampak dalam pelaksanaan kegiatan audiensi antara Aliansi Pemuda dan Masyarakat Cungkup dengan Pemerintah Desa Cungkup yang digelar di Balai Desa Cungkup, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Rabu (28/1/2026).

Audiensi kedua ini berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 13.05 WIB dan dihadiri sekitar 50 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, unsur TNI-Polri, hingga perwakilan pemuda dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk menyampaikan aspirasi, klarifikasi, serta mencari solusi bersama demi kemajuan Desa Cungkup.

Sejumlah aspirasi disampaikan oleh Aliansi Pemuda dan Masyarakat Cungkup, antara lain terkait transparansi Dana Desa dan Pendapatan Asli Desa (PAD), laporan ketahanan pangan, kedisiplinan jam operasional kantor desa, kejelasan program PTSL, hingga kepedulian pemerintah desa terhadap makam dan prasasti desa.

Kapolsek Pucuk, AKP Su’ud, S.H., M.H., yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kehadiran Polri bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai penjamin agar dialog antara masyarakat dan pemerintah desa berjalan dengan tertib, aman, dan penuh rasa saling menghormati.

“Kami berharap audiensi ini menjadi sarana komunikasi yang sehat. Aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik, dan pemerintah desa bisa memberikan penjelasan secara terbuka demi kepentingan bersama,” ujar AKP Su’ud.

Kepala Desa Cungkup, Giono, dalam sambutannya mengapresiasi kepedulian masyarakat dan menegaskan bahwa pemerintah desa terbuka terhadap kritik dan saran demi pembangunan desa yang lebih baik.

Dalam sesi dialog, berbagai pertanyaan dan masukan dijawab langsung oleh Kepala Desa bersama Sekretaris Desa. Terkait dana ketahanan pangan, pemerintah desa menyampaikan bahwa hasil audiensi sebelumnya telah ditindaklanjuti dan pengembalian dana akan kembali dimusyawarahkan bersama BUMDes dengan estimasi waktu satu bulan. Sementara kebijakan penarikan biaya combine dan traktor telah dihentikan.

Terkait program PTSL, pemerintah desa menjelaskan bahwa program tersebut merupakan program pemerintah pusat yang telah selesai dilaksanakan, dengan penggunaan biaya sesuai kebutuhan administrasi dan operasional.

Sedangkan untuk fasilitas makam desa, Pemdes berkomitmen meningkatkan perhatian melalui alokasi anggaran pemeliharaan dengan koordinasi RT dan RW.

Camat Pucuk, Nurul Misbah, S.H., M.M., yang turut hadir, menekankan, pentingnya musyawarah dan mekanisme administrasi dari tingkat RT sebagai fondasi tata kelola desa yang baik dan transparan.

Audiensi ditutup dengan pembacaan notulen hasil kesepakatan dan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan dengan pengawalan Polsek Pucuk dan unsur Forkopimcam. Kegiatan ini menjadi cerminan sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun desa yang partisipatif, transparan, dan berkeadilan.     (Sholic)

No More Posts Available.

No more pages to load.