Sleman Tambah Ribuan Lampu Jalan, Atasi Titik Gelap

oleh -
whatsapp image 2026 10 13 at 22.10.15
Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, A.P, M.T. (Foto: Jatmo)

NASIONALNEWS.ID, SLEMAN — Pemerintah Kabupaten Sleman terus mempercepat program “Dalane Padang” dengan menambah dan memperbaiki penerangan jalan umum (PJU) atau alat penerangan jalan (APJ). Langkah ini dilakukan untuk mengurangi titik gelap yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman Heri Kuntadi, A.P., M.T. menyampaikan hal tersebut dalam jumpa pers di aula DPUPKP Sleman, Selasa (13/10/2026). Ia mengatakan kebutuhan APJ di Sleman masih cukup besar sehingga pembangunan dan pemeliharaan terus ditingkatkan.

“Dalane Padang” dilakukan melalui dua langkah utama, yakni membangun APJ baru dan merawat lampu yang sudah terpasang. Hingga 2026, kebutuhan APJ ruas jalan kabupaten mencapai sekitar 18.341 titik. Dari jumlah tersebut, baru 9.020 titik yang sudah terbangun atau sekitar 49,18 persen.

Selain ruas jalan kabupaten, Sleman masih membutuhkan tambahan APJ untuk ruas jalan nasional sekitar 572 titik dan jalan provinsi sekitar 873 titik. Total kekurangan APJ diperkirakan mencapai sekitar 10.766 titik.

Untuk kawasan permukiman, kebutuhan penerangan juga masih tinggi. Dengan asumsi setiap RT membutuhkan 20 lampu, kebutuhan mencapai sekitar 150.960 lampu. Sementara ketersediaan saat ini diperkirakan sekitar 78 ribu lampu, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 72.960 APJ.

Heri menyebut Pemkab Sleman secara bertahap meningkatkan anggaran pembangunan dan pemeliharaan APJ. Anggaran pembangunan pada 2025 sebesar Rp19,1 miliar, meningkat menjadi Rp21,6 miliar pada 2026, dan direncanakan Rp30,6 miliar pada 2027. Sementara anggaran pemeliharaan naik dari Rp1,9 miliar pada 2025 menjadi Rp6,7 miliar pada 2026 dan Rp7,8 miliar pada 2027.

Pada tahun 2026, Dishub Sleman telah menambah APJ permukiman sebanyak 3.952 titik, meningkat dibanding 2025 yang sebanyak 1.996 titik. Selain pembangunan baru, pemeliharaan lampu juga terus dilakukan dengan anggaran Rp6,7 miliar.

Untuk 2027, Pemkab Sleman menyiapkan rencana pembangunan APJ ruas jalan sebanyak 444 titik dan APJ permukiman sebanyak 3.437 titik, disertai pemeliharaan dengan anggaran Rp7,8 miliar.

Menurut Heri, pemeliharaan menjadi perhatian penting, terutama penggantian lampu mati dan lampu non-LED dengan lampu LED yang lebih efisien. Perbaikan dilakukan melalui penggantian lampu, perbaikan jaringan, komponen, hingga tiang yang mengalami kerusakan.

“Perbaikan APJ kami prioritaskan pada lokasi dengan tingkat bahaya tinggi, seperti kabel putus, tiang roboh, atau tiang yang berpotensi membahayakan warga. Ruas jalan dengan angka kecelakaan tinggi, jalur evakuasi bencana, serta jalur utama aktivitas ekonomi dan pemerintahan juga menjadi prioritas,” jelasnya.

Sepanjang 2026 hingga September, Dishub Sleman telah melakukan perbaikan pada 3.053 titik APJ. Perbaikan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat maupun hasil monitoring rutin petugas.

Dishub Sleman juga terus mengembangkan pemetaan geospasial APJ berbasis aplikasi untuk menentukan lokasi pembangunan secara lebih tepat. Data tersebut dipadukan dengan hasil survei lapangan dan usulan masyarakat agar pembangunan penerangan jalan bisa lebih merata.

Masyarakat yang menemukan lampu jalan bermasalah dapat menyampaikan laporan melalui Hotline Dishub, Lapor Sleman, maupun media sosial. Dishub mengimbau laporan dilengkapi foto dan lokasi agar penanganan lebih cepat. (Jat)

No More Posts Available.

No more pages to load.