NASIONALNEWS.ID, Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub) melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban terus mendorong percepatan pengembangan Pelabuhan Patimban sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).
Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Penyampaian Hasil Tenant Demand Survey dan Diskusi Investasi (Market Sounding Tahap Awal) terkait pengembangan dan pemanfaatan Backup Area Pelabuhan Patimban berlangsung di Jakarta pada Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan memaparkan hasil survei kebutuhan tenant yang disusun oleh tim Japan International Cooperation Agency (JICA).
Hal lainnya menjadi forum dialog strategis antara pemerintah dengan para calon investor dan pelaku usaha di sektor logistik dan kepelabuhanan.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Sekdirjen Hubla), Lollan Panjaitan mengatakan pengembangan backup area merupakan bagian integral dari ekosistem Pelabuhan Patimban yang akan memperkuat sistem logistik nasional.
“Kementerian Perhubungan berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif di sektor kepelabuhanan. Keberhasilan pengembangan kawasan ini tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kemitraan yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra strategis,” katanya.
Forum market sounding ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pandangan antara pemerintah dan sektor swasta dalam pengembangan kawasan pendukung pelabuhan.
“Masukan dari para calon tenant dan investor sangat penting sebagai bahan penyempurnaan konsep pengembangan kawasan sehingga langkah tindak lanjut yang disusun dapat lebih terarah dan berkelanjutan,” ucapnya.
Pelabuhan Patimban diproyeksikan menjadi salah satu simpul utama logistik nasional yang mendukung kegiatan ekspor, khususnya sektor otomotif dan distribusi barang di kawasan Jawa Barat (Jabar) dan sekitarnya.
Pengembangan backup area yang terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik.
Selain itu memperkuat daya saing pelabuhan di tingkat regional dan global.
Kegiatan Market Sounding Tahap Awal dihadiri oleh perwakilan JICA.
Selain itu pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, pengurus KADIN Provinsi Jawa Barat, dan para direksi perusahaan dan pimpinan asosiasi di bidang logistik dan kepelabuhanan.











