NASIONALNEWS.id PANDEGLANG — Pemerintah Desa Tarumanagara, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, mulai membangun jembatan di Kampung Cisaat dengan memanfaatkan Dana Desa (DD) tahap pertama tahun anggaran 2026.
Proyek infrastruktur tersebut memiliki volume pekerjaan sekitar 4 x 3 x 3,5 meter dengan total anggaran sebesar Rp70.000.000 (termasuk pajak). Anggaran itu bersumber dari APBDS 2026 dan telah mencakup kebutuhan operasional, termasuk konsumsi upah bagi enam orang pekerja yang terlibat dalam pembangunan.

Pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Tarumanagara dengan pengawasan langsung dari unsur pemerintah desa, termasuk kepala dusun setempat.
Dalam pelaksanaannya, pengawasan lapangan menyoroti adanya potensi penambahan volume pekerjaan. Hal itu dipicu oleh kondisi geografis di sekitar lokasi jembatan yang dinilai rawan longsor.
Kepala dusun yang turut memantau kegiatan menyebutkan, bagian sayap kali memerlukan penanganan khusus berupa pemasangan pagar beton guna memperkuat struktur.
“Kalau melihat kondisi tanah yang labil, terutama di bagian sayap kali, kemungkinan volume pekerjaan bisa bertambah dari perencanaan awal. Perlu ada penguatan agar tidak mudah longsor,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (29/3/2026).
Menurut dia, langkah penguatan tersebut penting untuk memastikan ketahanan jembatan dalam jangka panjang, sekaligus menjamin keselamatan warga yang akan melintasi akses tersebut.
Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kampung Cisaat serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan distribusi hasil bumi.
Pemerintah desa menargetkan proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas konstruksi yang sesuai standar, mengingat peran vital jembatan sebagai infrastruktur penghubung bagi warga. (Jaya)










