NASIONALNEWS.ID,YOGYAKARTA–PT Berkah Menara Sinema, rumah produksi film layar lebar ternama, yang dikenal dengan karya fenomenal seperti romansa masa muda bapak Anies Baswedan dan ibu Fery Farhati berjudul Senyum Manies Love Story, akan memproduksi film horor baru pada 2025. Melalui proyek ini, Menara Sinema ingin memperkenalkan budaya seni tari Bali ke khalayak global, dengan menjadikan tarian Legong sebagai elemen utama dalam film berjudul Arwah Legong.
Produksi dimulai pada 17 Oktober 2025, dengan lokasi syuting utama di Kota Cirebon, Jawa Barat.
“Kita ambil Kota Cirebon sebagai lokasi syuting film genre horor ini. Semua kita full di sini,” kata Vivi Royani, selaku produser, pada Senin (20/10/2025). Catatan Historis tentang “Arwah Legong”
Film yang disebut sebagai Arwah Legong sebenarnya merujuk pada sebuah film bisu berwarna (2-strip Technicolor) produksi Amerika berjudul Legong: Dance of the Virgins.
Film ini dirilis pada 1935 dan merupakan salah satu film Barat pertama yang dibuat sepenuhnya di Bali dengan pemeran asli masyarakat Bali.Profil Produser Vivi Royani
Vivi Royani adalah produser film berpengalaman di industri perfilman Indonesia. Ia terlibat dalam produksi seperti Senyum Manies Love Story (2025) dan Pengakuan Seorang Perempuan (1974), di mana ia menjabat sebagai produser pelaksana.Peran: Produser film, produser pelaksana.Karya Utama:
Senyum Manies Love Story (2025)Pengakuan Seorang Perempuan (1974)Sutradara Ronny Mepet dan Kontribusinya.

Film Arwah Legong disutradarai oleh Ronny Mepet (alias Nakhruddin N. Pali), yang juga dipercaya menjadi salah satu dewan juri Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2025. Pria kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan, pada 17 Oktober 1970 ini bukan wajah baru di dunia perfilman Indonesia. Sejak 1994, ia telah berkarier sebagai produser, desainer produksi, dan sutradara.
Beberapa karya sutradaranya meliputi:Olga & Billy Lost in SingaporeJokowi adalah KitaCinema XXISenyum Manies Love StoryDebut Talenta Baru dan Pemeran Pendukung
Dalam film ini, talenta baru Reina Moore (nama asli: Reina Andriani Dahrusman) akan memulai debut aktingnya. Ia adalah mahasiswi aktif Program Studi Ilmu Komunikasi di Universitas Islam Bandung (UNISBA). Reina akan beradu akting dengan dua aktor senior ternama, yaitu Derry Derajat dan Farid Ongky.Tari Legong: Seni dan Spiritualitas Bali
Pulau Dewata, Bali, adalah panggung abadi di mana seni dan spiritualitas menyatu dalam harmoni tak terpisahkan.
Di antara beragam ekspresi budayanya yang kaya, seni tari memegang posisi istimewa sebagai jembatan antara dunia manusia dan dunia ilahi. Puncak keindahan seni tari klasik Bali ini terwujud dalam mahakarya yang dikenal sebagai Tari Legong. Lebih dari sekadar pertunjukan, Legong adalah esensi dari keanggunan (kehalusan), kompleksitas teknis, dan kedalaman spiritual yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
(Ridar)







