Ratusan Santri Gempar, Massa Geruduk Ponpes di Pekalongan Terkait Dugaan Asusila

oleh -
oleh
oplus 16908288
Oplus_16908288

NASIONALNEWS.ID PEKALONGAN–Suasana di Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan, mendadak tegang. Puluhan massa yang mengatasnamakan diri dari organisasi Yakuza Mangenes mendatangi pesantren tersebut untuk menuntut pertanggungjawaban sang pimpinan pondok terkait dugaan tindakan asusila terhadap puluhan santrinya. Rabu (27/05/26)

Aksi penggerudukan yang diikuti oleh sekitar 20 anggota organisasi tersebut membawa momen emosional. Di hadapan ratusan santri yang tengah berkumpul, sejumlah mantan santriwati yang menjadi korban langsung berdiri memberikan kesaksian. Mereka bersuara lantang guna menyemangati santri lain agar berani bicara dan melaporkan tindakan menyimpang yang mereka alami.

 

Polisi Evakuasi Pimpinan Ponpes

Mencegah situasi ekstream dan menghindari amuk massa yang mulai memanas, aparat kepolisian bergerak cepat. Petugas langsung mengamankan Pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, KH Abdul Khalim Fadlun, dari lokasi kejadian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

 

Dilansir dari CNN Indonesia, Juru bicara Yakuza Mangenes, Eko Ebes, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima puluhan aduan dari para korban. Namun, sejauh ini baru sebagian kecil yang berani menempuh jalur hukum resmi.

“Kami menerima puluhan aduan, tetapi hingga kini baru enam korban yang berani membuat laporan resmi,” ujar Eko.

Eko menambahkan, jumlah korban diperkirakan jauh lebih banyak dari yang dilaporkan saat ini. Ia juga menyinggung kasus serupa yang sempat menjadi perbincangan publik sebelumnya.

 

“Jumlah itu belum termasuk santriwati yang sebelumnya viral karena hamil dan melahirkan, yang juga diduga kuat berkaitan dengan kasus (di pondok) tersebut,” pungkasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna mendalami bukti-bukti dan kesaksian para korban.

>>>[IMAM S]

No More Posts Available.

No more pages to load.