NASIONALNEWS.ID, BANTUL – Polres Bantul ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.
Dalam Konser Amal Musisi Jogja Peduli NTT dan Kalimantan di lapangan parkir barat Jogja Expo Center (JEC), Selasa (1/9/2026), Polres Bantul menyerahkan bantuan dana sebesar Rp30 juta.
Tak hanya menyumbang, Polres Bantul juga menerjunkan 200 personel untuk mengamankan jalannya konser amal tersebut. Pengamanan dilakukan agar kegiatan penggalangan donasi berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengatakan bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Polres Bantul memberikan bantuan sebesar Rp30 juta sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT dan Kalimantan,” kata Bayu.
Menurutnya, tugas Polri tidak sebatas menjaga keamanan. Dalam situasi darurat seperti bencana, polisi juga harus hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat.
“Polri harus senantiasa hadir, peduli, dan berdampingan dengan masyarakat dalam kondisi apa pun. Termasuk ketika masyarakat sedang menghadapi musibah dan membutuhkan dukungan,” ujarnya.
Bayu berharap bantuan yang diberikan bisa ikut membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana. Dengan begitu, keberadaan Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit.
“Tujuan utamanya adalah membantu meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar mereka. Ini juga menjadi wujud kehadiran negara secara langsung di tengah masyarakat yang sedang menghadapi bencana,” jelasnya.
Konser amal tersebut melibatkan 15 musisi asal Yogyakarta. Mereka tampil untuk mengajak masyarakat ikut berdonasi dan menunjukkan kepedulian kepada korban bencana di NTT dan Kalimantan.
Penggalangan dana dilakukan melalui kegiatan konser, termasuk penjualan tiket secara daring maupun luring. Dana yang terkumpul nantinya ditujukan untuk membantu proses pemulihan serta meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Bayu mengatakan pengamanan menjadi bagian penting agar kegiatan kemanusiaan tersebut dapat berjalan maksimal.
“Kami mengerahkan 200 personel untuk melakukan pengamanan. Harapannya seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga pesan kemanusiaan dari konser ini dapat tersampaikan dengan baik,” pungkasnya.
Konser amal ini sekaligus menjadi ruang bagi musisi dan masyarakat Yogyakarta untuk menunjukkan solidaritas kepada warga yang sedang menghadapi bencana.
Melalui kolaborasi antara masyarakat, musisi, dan berbagai pihak, bantuan yang terkumpul diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi warga NTT dan Kalimantan yang terdampak bencana. (Ridar)






