NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – Sebanyak 40 anggota Kelompok Disabilitas Kalurahan Condongcatur mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Posbindu Disabilitas yang digelar Puskesmas Depok II bersama Pemerintah Kalurahan Condongcatur di Ruang Wacana Loka, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan dan pemerintah kalurahan dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas.
Hadir dalam kegiatan tersebut Carik Kalurahan Condongcatur Riska Dian Nur Lestari, S.TP., M.Sc., tenaga kesehatan Puskesmas Depok II, kader disabilitas, serta para pendamping.
Peserta menjalani berbagai pemeriksaan kesehatan, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, pengukuran tinggi dan berat badan, hingga konsultasi dengan dokter.
Pemeriksaan tersebut menjadi langkah penting untuk mendeteksi secara dini berbagai penyakit tidak menular sekaligus memberikan edukasi kesehatan sesuai kondisi masing-masing peserta.
Pelaksanaan kegiatan ini juga mendukung kebijakan Kementerian Kesehatan RI yang mendorong transformasi layanan kesehatan primer melalui Program Cek Kesehatan Gratis.
Selain mendeteksi faktor risiko penyakit, program tersebut juga diarahkan agar peserta memperoleh tindak lanjut pelayanan kesehatan secara berkesinambungan.
Carik Kalurahan Condongcatur, Riska Dian Nur Lestari, menilai kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian bersama dalam memenuhi hak penyandang disabilitas atas layanan kesehatan.
Menurutnya, pemerintah kalurahan akan terus mendukung program-program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi fisik.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Riska.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan yang inklusif menjadi bagian dari pembangunan yang berkeadilan.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat harus terus diperkuat agar akses layanan kesehatan semakin merata.
Ketua Kelompok Disabilitas Kalurahan Condongcatur, Setyawati Marheni, mengaku para anggota sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara langsung.
Selain mengetahui kondisi kesehatan terkini, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai langkah-langkah menjaga kesehatan dari tenaga medis.
Menurutnya, perhatian yang diberikan Puskesmas Depok II, Pemerintah Kalurahan Condongcatur, serta para kader menjadi penyemangat bagi kelompok disabilitas.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami,” katanya seraya berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara rutin.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat. Selain mengikuti pemeriksaan kesehatan, peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling bertukar pengalaman dan mempererat kebersamaan dengan sesama anggota kelompok, kader kesehatan, serta tenaga medis.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Puskesmas Depok II dan Pemerintah Kalurahan Condongcatur berharap upaya deteksi dini penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan metabolik dapat semakin optimal.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif, mudah dijangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. (Jat)






