Izin Rumah Tinggal, Dibangun Gudang, Warga Kedoya Minta Ketegasan Citata dan Satpol PP

oleh -
img 20230324 161658

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Diduga melanggar dari perijinan yang dikeluarkan oleh kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Warga minta ketegasan Citata Wali Kota dan Satpol PP Jakarta Barat untuk menindak bangunan yang tidak sesuai dengan PBG.

Bangunan tersebut berdomisili di Jalan Adhi Karya, Jalan Raya Kedoya, Kelurahan Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Pada izin bangunan tersebut berlaku izin rumah tinggal dua lantai, akan tetapi pada pelaksanaannya, pemilik membangun menggunakan kontruksi baja, secara kasat mata, akan dibangun ‘Gudang’.

Pantauan media di lokasi proyek, sudah jelas bangunan tersebut telah melanggar dari perizinan, apa yang sudah diterbitkan dan tidak sesuai dengan Izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Pada bangunan tersebut jelas melanggar Perda No 7 tahun 2010 tentang bangunan gedung dan Pergub No 128 tahun 2012 tentang pengenaan sanksi Pelanggaran penyelenggaraan bangunan gedung.

Warga sekitar lokasi bangunan, Haji menyayangkan atas bangunan yang tidak sesuai PBG namun tetap berjalan pambangunannya.

“Sudah jelas-jelas tidak sesuai PBG, kenapa tidak dari awal distop dan diberhentikan dulu pelaksanaan pembangunannya, kalau memang tidak sesuai PBG. Harus disesuaikan dahulu, baru boleh pengerjaan pembangunannya,” ungkap Haji kepada media.

Jangan nanti setelah jadi berdiri bangunannya, bakalan susah orang Pemda, untuk menertibkan bangunan tersebut.

“Mumpung belom berdiri kokoh, kalau memang harus ditindak, yaa segera ditindak. Ditunggu ketegasannya dari Citata Wali Kota dan Satpol PP, yang dalam hal ini sebagai Penindakan pelanggaran terhadap bangunan yang tidak sesuai dengan PBG,” ketus Haji.

Konfirmasi media kepada Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kecamatan Kebon Jeruk Siska mengatakan, baru penindakan SP 1

“Baru penindakan SP 1,” kata Siska, Jumat (24/03/23).

Siska juga menjelaskan, bangunan tersebut memiliki izin IMB rumah tinggal 2 lantai, Tapi di lapangan tidak sesuai dengan IMB.

“Izinnya Rumah Tinggal, tapi di lapangan tidak sesuai IMB,” tuturnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.