Minim Pamdal, Jam Malam Pengelola RTH Kalijodo Tutup Sementara Pintu Alternatif

oleh -
img 20230103 wa0191

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Pengelola Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo, Penjaringan Jakarta Utara terpaksa menutup sementara pintu Alternatif (pintu tambahan) pada jam malam, namun pintu utama tetap dibuka 1 x 24 jam, karena Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta mengurangi petugas Pengamanan Dalam (Pamdal). Hal tersebut disampaikan Daenk Jamal saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (3/1/2022).

Daenk Jamal juga menjelaskan, dengan minimnya petugas Pamdal yang bertugas di RTH Kalijodo, maka untuk sementara pihaknya menutup pintu alternatif, karena demi menjaga keamanan.

“Saat ini petugas Pamdal hanya ada dua, satu jaga di pintu masuk, satu lagi jaga di pintu keluar, kalau pintu alternatif tidak ditutup, maka akan rawan tindak kriminal,” kata Daenk Jamal.

Daenk Jamal juga menegaskan, pihaknya tidak mau kecolongan, kalau RTH Kalijodo dibuat tempat mesum, atau dibuat tempat minum-minuman keras dengan minimnya petugas Pamdal.

“RTH Kalijodo kan luas, kalau yang jaga dua orang mana bisa mengawasi pengunjung di dalam, sedangkan banyak barang milik UMKM yang harus dijaga,” ujarnya.

Terkait keluhan warga sekitar yang anak-anaknya tidak bisa bermain dan olahraga, dan keberatan karena masuk dari pintu utama, maka Daenk Jamal sudah sepakat memberikan solusi kepada ketua RW, RT, Karang Raruna juga pihak kepolisian, dan solusi tersebut telah disetujui bersama, dengan membuka pintu alternatif  dari pukul 06.00 WIB sampai dengan 19.00 WIB

“Kami sudah sepakat dengan pihak TNI, polisi dan RW untuk membuka kembali pintu alternatif pada pukul 06.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB, agar warga bisa bermain dan berolahraga kembali,” ungkapnya.

Namun Daenk Jamal menganjurkan kepada warga kalau ingin melihat hiburan bisa masuk lewat pintu utama, karena keterbatasan petugas jaga.

“Kalau warga ingin melihat hiburan, saya anjurkan lewat pintu utama, karena minimnya petugas jag,” tambahnya.

Sebelumnya Daenk juga menyesalkan terhadap Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta yang mengurangi petugas Pamdal di RTH Kalijodo.

“Sebelumnya petugas Pamdal ada 12 orang, sekarang cuma ada 6 orang, setiap hari yang jaga dua orang, bagaimana bisa kerja maksimal, mereka jaga dipintu masuk dan keluar, sedangkan yang mobile tidak ada,” tutupnya.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.