NASIONALNEWS.ID TANGERANG – Cabang olahraga (Cabor) Kickboxing ditargetkan KONI Kabupaten Tangerang untuk meraih medali emas pada Pekan olahraga Provinsi (Porprov) Banten, keterbatasan kelengkapan latihan, atlet Kickboxing terancam cedera sebelum bertanding.Senin (23/5/2022).
Pelatih Cabor Kickboxing Kabupaten Tangerang, Adi Maida mengaku, perlengkapan latihan cabor Kickboxing dirasakan kurang memadai, karena ia menilai kelengkapan sangat penting sebagai penunjang maksimalnya dalam berlatih.
“Harusnya mas yang paling urgen itu matras, samsak sama ring, sedangkan kita saat ini apa adanya, sebenarnya kita sparing disini ini bahaya sekali mas, karena kalau terpeleset jatuh itu bisa benturan kepala, karena situasi figh itu kan tidak bisa di ubah kapanpun bisa terjadi ,jadi matras itu sangat urgen sekali, para atlit saya larang dengan fower full paling 40%,,” kata Adi saat diwawancarai di arena latihan Gor Cisauk Kabupaten Tangerang, Jumat (20/5/2022).
Menurut Adi, dengan tidak adanya matras berdampak pada latihan yang tidak terlalu serius karena dikhawatirkan bisa berdampak para atlet cedera sebelum bertanding,
“Matras itu paling sangat fatal mas, kalau kita ga ada matras itu latihan juga setengah-setengah, takut nanti terjatuh kaki lecet-lecet, keseleo, fungsi matras itu untuk melindungi atlit jangan sampai nanti cidera sebelum bertanding,” ungkapnya.
Adi berpendapat, alat pendukung latihan itu merupakan faktor pendukung keberhasilan atlit dalam meraih prestasi , dikarenakan keterbatasan alat latihan bisa mengurangi keseriusan dan kemampuan atlet
“Fungsi latihan itu kan untuk menyesuaikan di arena yang sebenarnya, misalkan di arena itu harus ada ring, kita menyesuaikan ring ,namanya pic kontrol, pick kontrol mereka itu berkurang, mereka bisa lari ke sana (sambil menunjuk batas yang di buat mengunakan kerucut) karena diakan tidak boleh melebihi batas, kakinya bisa masuk ke mana mana karena feelingnya hilang,” kata Adi.
Saat ini Cabor Kickboxing memiliki waktu sekitar lima bulan untuk berlatih, dengan waktu tersebut Adi yakin akan bisa memenuhi sesuai target jika mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Kalau misalkan ada dukungan mas, peran serta masyarakat, pemerintah, semunya sama sama membangun olah raga, prestasi insya Allah bisa tercapai mas,” jelasnya.
Sopian Maulana salah satu pelatih mengatakan, untuk membantu para atlet karena Keterbatasan anggaran, membuat para pengurus harus berinovasi mencari tambahan anggaran , salah satunya dengan meminta bantuan pada para pedagang sekitar wilayah Cisauk dengan seikhlasnya.
“Atlit itukan butuh suplemen agar stamina bagus makanya kita sampai ngamen buat profosal, kita minta ke warung warung seikhlasnya,malah kita buat kupon latihan, yang nantinya mereka bisa mengikuti latihan sebanyak dua kali, kita berharap ada bapak angkat yang bisa membantu kita,” kata Sopian.
Saat ini pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan 15 atlet Kickboxing untuk pertandingan dalam Porprov provinsi Banten yang akan digelar di Kota Tangerang. (Iwan/Yuyu)






