Kalideres Diperkirakan Dilanda Kekeringan

oleh -234 views

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat memperkirakan puncak musim kemarau di wilayah DKI Jakarta akan berlangsung pada bulan September 2019. Wilayah yang banyak terdampak kekeringan adalah Kecamatan Kalideres, Jakarta barat.

“Mengenai Kalideres akan dilanda kekeringan, Itu kan hanya prediksi, muda-mudahan diwilayah Kalideres  segera diturunkan hujan,” kata Camat Kalideres saat dikonfirmasi di sentra Flona Expo Semanan, Minggu (25/8/2019)

Naman juga mengatakan, untuk saat ini di Kalideres sendiri memang untuk jaringan pipa PAM itu belum ada, tapi sekarang sedang dikerjakan.

“Saat ini  pengguna air bersih  di
Kalideres rata-rata dengan cara membeli ditandon-tandon yang disiapkan pihak PDAM yang bisa didistribusikan dengan gerobak berobak,” ucapnya.

Dirinya berharap, masyarakat kalau membangun menyiapkan drainase vertical atau di sebut resapan air agar punya cadangan air tanah dilingkungan bagus, untuk yang kedua penggunaan air bersih masyarakat lebih hemat.

“Jika setiap rumah mempunyai drainase vertical masyarakat tidak perlu lagi pengeboran sampai 200 meter karena permukaan air tanah pasti  banyak,” jelasnya.

Sebelumnya Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi disela-sela pembukaan  Sentra Flona Semanan, saat dikomfirmasi menyampaikan,
PT PAM Lyonnaise Jaya (PLYJA) harus mengantisipasi akan terjadinya musim kemarau khususnya Jakarta Barat.
Karena dengan kondisi sekarang ini banyak juga masyarakat Jakbar yang belum tersuplai oleh air bersih. Karena tidak memiliki jaringan PAM.

“Solusinya adalah didrop melalui depot-depot air yang  dikembangkan oleh PD PAM. Ada kios-kios air disana dan benar- benar dipastikan kebutuhan air bersih terpenuhi,” katanya Jum’at (23/8/2019).

Dirinya menghimbau, masyarakat jangan boros dan sebisa mungkin hemat dalam penggunaan air. dengan adanya pasokan pasokan dari PD PAM  dipastikan  masyarakat tidak kekurangan air. Ini dilakukan guna mengantisipasi bencana kekeringan.

“Untuk kekeringan didominasi lebih banyak di wilayah Kalideres, seperti Tegal Alur, Pegadungan, Kamal dan Semanan. Sedangkan diwilayah Cengkareng berada di Kapuk,” jelas Walikota.  (Budi B)