NASIONALNEWS.ID, YOGYAKARTA – Komandan Lanud Adisutjipto, Marsma TNI Toto Ginanto, menegaskan komitmen TNI Angkatan Udara dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan tidur menjadi kawasan produktif perkebunan tebu.
Langkah tersebut ditunjukkan dalam panen raya serentak yang digelar di kompleks Lanud Adisutjipto, Jumat (17/7), bersamaan dengan kegiatan nasional yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Kabupaten Malang.
Toto mengatakan Lanud Adisutjipto memanfaatkan sekitar 30 hingga 35 hektare lahan aset yang sebelumnya belum digunakan secara optimal untuk ditanami tebu varietas Bululawang.
Pengelolaan lahan dilakukan bersama petani lokal melalui pola kemitraan dan sistem bagi hasil sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“TNI Angkatan Udara, khususnya di Lanud Adisutjipto, berkolaborasi dengan pemerintah daerah, BUMN, Polda, unsur TNI lainnya, serta kemitraan untuk melaksanakan panen tebu dan ketahanan pangan secara serentak,” ujar Toto.
Menurutnya, pemanfaatan aset negara yang sebelumnya tidak produktif menjadi lahan pertanian merupakan bentuk nyata dukungan TNI AU terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
Selain meningkatkan produktivitas pertanian, program tersebut juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, BUMN, dan kelompok tani dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.
Toto menjelaskan, pendampingan ketahanan pangan yang dilakukan TNI Angkatan Udara telah berkontribusi terhadap sekitar 43 persen pemenuhan kebutuhan gula nasional.
Capaian tersebut dihasilkan melalui pendampingan budidaya tebu di berbagai daerah di Indonesia.
Ke depan, Lanud Adisutjipto membuka peluang memperluas pemanfaatan lahan untuk berbagai komoditas pertanian lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional.
Panen raya serentak kali ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional yang melibatkan tiga matra TNI.
TNI Angkatan Udara melaksanakan panen tebu di delapan lokasi, TNI Angkatan Darat menggelar panen padi di 31 titik, sedangkan TNI Angkatan Laut memimpin panen kedelai di empat lokasi di seluruh Indonesia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama jajaran Forkopimda DIY dan sejumlah pemangku kepentingan yang memberikan dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan melalui kolaborasi lintas sektor.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Lanud Adisutjipto yang mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, BUMN, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan pangan.
“Sinergi ini membuktikan bahwa pemenuhan kedaulatan pangan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama dan semangat gotong royong dari seluruh elemen bangsa,” kata Danang.
Danang berharap model kemitraan yang diterapkan Lanud Adisutjipto bersama petani lokal dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya meningkatkan produksi pangan nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan pertanian. (Jat)










