NASIONALNEWS.ID, YOGYAKARTA — Komando Resort Militer (Korem) 072/Pamungkas menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan nasionalisme, kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta kesiapsiagaan menghadapi ancaman modern demi menjaga kedaulatan NKRI.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 072/Pamungkas, Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., saat menjadi narasumber dalam kegiatan Podcast bertema “Penguatan Profesionalisme Prajurit, Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, serta Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Modern Demi Menjaga Kedaulatan NKRI” yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial DIY di Kantor Harian Kedaulatan Rakyat, Jl. P. Mangkubumi No. 40-46, Kemutug, Jetis, Kota Yogyakarta, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan podcast yang dipandu oleh pembawa acara Indah ini menghadirkan penanggung jawab acara yang juga Kepala Dinas Sosial DIY Suyarno, S.Sos., M.A., serta Anggota Komisi D DPRD DIY Muhammad Syafi’i.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial DIY Suyarno, S.Sos., M.A., memaparkan berbagai langkah inovatif dalam mengelola Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Yogyakarta. Menurutnya, momentum peringatan Kemerdekaan RI tahun ini dimanfaatkan untuk mengajak pelajar (SD, SMP, SMA) hingga mahasiswa dan warga masyarakat untuk tidak sekadar ziarah, melainkan juga belajar sejarah secara inklusif.
“TMP Kusumanegara bukan sekadar tempat pemakaman yang disakralkan. Kami menghadirkan fasilitas Galeri dan Miniteater yang menayangkan film-film perjuangan para pahlawan kemerdekaan. Layanan ini terbuka untuk umum dan GRATIS. Di tengah keterbatasan SDM, kami terus berinovasi memanfaatkan fasilitas yang ada agar pengorbanan pahlawan dapat menginspirasi generasi muda dalam mengisi kemerdekaan dengan bukti nyata,” ujar Suyarno.
Menanggapi inovasi tersebut, Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., memberikan apresiasi tinggi dan menyatakan kesiapan Korem 072/Pamungkas untuk berkolaborasi secara holistik.
“Pemberdayaan TMP Kusumanegara ini sangat positif. Keberadaan keberadaan makam Panglima Besar Jenderal Soedirman, Miniteater, dan Galeri adalah magnet kuat bagi generasi muda untuk menyerap nilai-nilai kejujuran, pantang menyerah, dan rela berkorban demi bangsa,” ungkap Kasrem.
Kasrem menambahkan bahwa Korem 072/Pamungkas telah menjadikan kunjungan dan penayangan film perjuangan di Miniteater TMP Kusumanegara sebagai kegiatan wajib bagi setiap prajurit yang baru bertugas di lingkungan Korem 072/Pamungkas.
“Kami siap mengerahkan satuan jajaran Korem 072/Pamungkas hingga para Babinsa di lapangan untuk menyosialisasikan dan mengolaborasikan program edukasi sejarah ini bersama sekolah-sekolah dan instansi terkait. Perjuangan pahlawan zaman dulu adalah merebut kemerdekaan, sedangkan perjuangan kita hari ini adalah menjaga keamanan dan kedaulatan negara,” tegas Kolonel Inf Teguh Wiratama.
Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD DIY Muhammad Syafi’i mengapresiasi tinggi keterbukaan dan inovasi yang dilakukan Dinsos DIY bersama TNI. Ia menilai langkah ini berhasil mengubah persepsi masyarakat yang dulunya menganggap TMP Kusumanegara bersifat tertutup.
“Inovasi ini sangat luar biasa. Di tengah keterbatasan SDM, Dinsos DIY mampu membangun sinergi lintas sektor. Kami di DPRD DIY sangat mendukung penuh dan menyambut baik. Kami menyarankan agar akses informasi online dan sosialisasi ke publik makin ditingkatkan agar masyarakat luas dapat memanfaatkan fasilitas edukasi gratis ini dengan mudah,” tutur Muhammad Syafi’i.
Melalui podcast sinergis ini, diharapkan nilai-nilai kejuangan, kemanunggalan TNI-Rakyat, serta semangat nasionalisme generasi muda di Daerah Istimewa Yogyakarta semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan ancaman modern bangsa. (Ridar/Penrem072Pmk)






