NASIONALNEWS.ID, SLEMAN – SMA Kolese De Britto Yogyakarta mulai menapaki perjalanan menuju peringatan Dasawindu atau 80 tahun berdirinya sekolah pada 2028.
Tahapan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Dasawindu di kompleks SMA Kolese De Britto Yogyakarta, Rabu (19/8).
Romo Agustinus Sugito Pitoyo mengatakan, Dasawindu menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pendidikan Kolese De Britto selama 80 tahun sejak 1948 sekaligus menatap masa depan.
Menurutnya, pembangunan Gedung Dasawindu merupakan bagian dari pengembangan sarana dan prasarana sekolah yang ramah iklim serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Gedung Dasawindu ini merupakan gedung tujuh lantai yang dibangun di area lapangan sebelah gazebo. Pembangunannya menjadi bentuk syukur sekaligus ikhtiar untuk menyiapkan masa depan anak cucu kita,” ujar Romo Agustinus.
Pembangunan gedung tersebut juga mendapat dukungan melalui semangat gotong royong keluarga besar dan alumni Kolese De Britto lewat gerakan “bantingan”.
Semangat kebersamaan itu menjadi bagian penting dalam pengembangan fasilitas pendidikan sekaligus menjaga keberlanjutan nilai-nilai yang telah dibangun sepanjang perjalanan Kolese De Britto.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengapresiasi pembangunan Gedung Dasawindu. Ia menilai keberadaan fasilitas pendidikan yang terus berkembang turut memperkuat ekosistem pendidikan di Yogyakarta, khususnya Kabupaten Sleman.
“Gedung ini menjadi salah satu pendukung ekosistem pendidikan di Yogyakarta. Anak-anak nantinya akan menjadi penerangan bagi lingkungan di sekitarnya. Seperti pepatah, urip kudu urup,” ungkap Harda.
Harda juga mengapresiasi Yayasan De Britto yang dinilai konsisten mengembangkan dunia pendidikan di Sleman. Menurutnya, SMA Kolese De Britto memiliki reputasi panjang dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas.
“Sejak lama Kolese De Britto dikenal mampu melahirkan alumni-alumni yang cerdas dan berintegritas. Saya mengapresiasi Yayasan De Britto yang terus mengembangkan pendidikan di Sleman. Selamat dan sukses atas pembangunan Gedung Dasawindu SMA Kolese De Britto,” tuturnya.
Pembangunan gedung tujuh lantai tersebut diharapkan tidak sekadar menambah fasilitas fisik sekolah. Lebih dari itu, Gedung Dasawindu diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang untuk mendukung keberlanjutan pendidikan.
Fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, perubahan zaman, serta tantangan lingkungan.
Menjelang peringatan 80 tahun pada 2028, keluarga besar SMA Kolese De Britto berkomitmen menjadikan Dasawindu sebagai momentum untuk merawat warisan perjalanan pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi masa depan yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat. (Jat)







