NASIONALNEWS.ID, SURABAYA – Mengawali tahun 2026, Saiful Haq (Kak Sha) memulai rangkaian kegiatan edukatif melalui Roadshow Coding Edukatif yang digelar di tiga titik di Jawa Timur, yakni Surabaya dan Sidoarjo. Kegiatan ini menjadi upaya nyata dalam memperkuat literasi digital dan pola pikir komputasional di kalangan pendidik anak usia dini.
Kegiatan pertama berlangsung di Surabaya 14 Januari 2026, bertempat di BG Junction Mall , dan diselenggarakan oleh RG AUDI (Rumah Guru Anak Usia Dini Indonesia). Acara tersebut dihadiri oleh Bunda Mujik selaku Ketua Pusat, Widya sebagai Pembina, serta Pak Cik.
Roadshow kemudian berlanjut di Sambikerep 15 Januari 2026, Surabaya, bertempat di KB–TK Khadijah di bawah kepemimpinan Sriyuni, dan ditutup di Sidoarjo 16 Januari 2026, yang diselenggarakan oleh KB–TK Mutiara Aji bersama kepala sekolah Fatmawati.
Dalam roadshow ini, Kak Sha—Master Coding Indonesia (Saiful Haq, M.Pd., CH., CHt., C.NLP., CT.GP., C.MMH.), sekaligus Master Trainer BNSP dan penulis buku Coding dan AI—hadir sebagai narasumber tunggal.
Ia mengulas konsep berpikir komputasional, yaitu cara berpikir untuk memecahkan masalah secara terstruktur, logis, dan bertahap, melalui pendekatan coding plugged dan unplugged yang sederhana, kontekstual, dan menyenangkan, khususnya untuk jenjang PAUD.
Konsep berpikir komputasional dijelaskan melalui empat komponen utama, yakni dekomposisi (memecah masalah besar menjadi bagian yang lebih kecil), pengenalan pola (menemukan kemiripan untuk solusi serupa), abstraksi (memilah informasi yang relevan), serta berpikir algoritmik (menyusun langkah-langkah logis dan runtut dalam menyelesaikan masalah).
Dalam sesi praktik, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dengan tugas kreatif, seperti membuat nama kelompok khas daerah, yel-yel, serta karya dua dan tiga dimensi, termasuk perancangan robot manusia melalui aktivitas unplugged yang melatih kolaborasi, kreativitas, dan logika berpikir.
Didampingi fasilitator energik Kak Je, kegiatan roadshow berlangsung interaktif melalui diskusi dan praktik langsung. Peserta diajak memahami bahwa coding bukan sekadar pemrograman, melainkan cara berpikir terstruktur, logis, dan konsisten yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran sehari-hari di pendidikan anak usia dini.
Roadshow ini mendapat respons positif dari para peserta karena memberikan pemahaman yang praktis, aplikatif, dan relevan, sekaligus mendorong pendidik agar lebih adaptif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
(Sha)






