Asyik !!, Mancing di Laut Bersama Louhan fishing Club

oleh -108 views

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – 
Serunya memancing di laut, sensasi dan tantangannya jauh lebih besar ketimbang memancing ikan di kolam yang cenderung statis karena lebih banyak dilakukan dengan duduk-duduk santai.Hal itu dilakukan Lauhan Fhising Club (LFC).

“Jika bernasib mujur, memancing ikan di laut  itu hasilnya lumayan banyak. Berpuluh-puluh kilogram ikan bisa dibawa pulang. “Ada kebanggaan tersendiri memancing ikan di laut itu. Terutama kalau pacingnya  pas diangkat yang nyangkut ikan seberat belasan atau puluhan kilogram,” ujar Joe Jaden ketua LFC, Minggu (27/10/2019).

Joe mengatakan, dirinya bersama rombongan sudah terbiasa memancing ikan dengan naik perahu hingga bermalam di laut. Lokasi pemancingan yang dinilai cukup strategis yaitu di sekitar Panaitan ujung kulon.

“Sebenarnya ada juga lokasi pemancingan yang lebih strategis yaitu di sekitar Pulau binuangan. Tapi jaraknya lumayan jauh. Butuh 5 hingga 6 jam perjalanan,” ujarnya.

Joe juga menjelaskan, memancing di laut diakui dari segi pengeluaran biaya yang cukup besar. Sekali mancing, 24 jam biayanya mencapai lebih dari Rp 10 juta. Biaya terbesar untuk sewa perahu, tapi kalau yang memancingnya rombongan sampai 10 orang, biayanya patungan per orang hanya Rp 1 juta.

“Sensasi memancing ikan di laut itu luar biasa nikmatnya. Hal itu karena ikan yang dipancing di laut merupakan ikan yang berasal dari alam bebas. Berbeda dengan memancing di kolam pemancingan,  ikannya biasanya  ditandur pemilik kolam,” tambahnya.

Lanjut Joe, selain itu sensasi lain yang didapat adalah tantangan arus air laut yang cukup besar, membuat senar sering berpindah-pindah tempat mengikuti arah arus air laut dan arah angin. Sensasi bagi pemancingnya juga berbeda dengan memancing di darat atau di kolam pemancingan yang cenderung duduk manis.

“Memancing di laut badan terasa diayun-ayun ombak yang naik turun. Bagi yang belum terbiasa memancing atau naik perahu di laut terkadang ayunan ombak itu bikin kepala pusing, perut mual bahkan sampai muntah-muntah karena mabuk laut,” terangnya.

Sementara Fery menambahkan, Jika sudah mabuk laut mengatasinya bisa dilakukan dengan cara sederhana yang biasa dilakukan nelayan ketika mengobati nelayan muda yang baru diajak melaut. Caranya yaitu membasuh wajah dengan air laut sekaligus  meminum sedikit air laut.  Biasanya cara tradisionil itu sudah bisa mengatasi mabuk laut. Tapi jika masih belum membaik, sebaiknya minum obat anti mabuk laut yang banyak dijual di apotek.

“Meskipun sudah sering pergi – pulang memancing di laut, pemancing tetap memilih cuaca yang bersahabat, seperti ombak yang tidak begitu besar, hembusan angin  tidak terlalu kencang. Ini demi keselamatan  memancing ikan di laut,” jelasnya.

Untuk perbekalan, biasanya yang dibawa selain berkaitan dengan  logistik juga obat-obatan, pakaian yang tahan angin seperti jaket, penutup kepala dan peralatan keamanan laut, jenis pelampung dan sebagainya.

(PERY RIAN)