Bongkar Gedung Sekolah Dikeluh Warga, Prasardik akan Evaluasi Kontraktor yang Tidak Sesuai SOP

oleh -
screenshot 2023 10 11 09 50 22 84 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

NASIONALNEWS.ID, JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Dinas pendidikan DKI Jakarta melalui bidang Prasarana dan Sarana Pendidikan (Prasardik) DKI Jakarta, Budiyono rencananya akan melakukan kordinasi dan evaluasi terkait kontraktor yang bekerja tidak sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP)

Seorang warga Kembangan Utara, Supandi (51) mengeluhkan, Itu kontraktor ga ada pengawasan atau gimana ya pak, masa pembongkaran gedung
sekolah seenaknya sendiri tanpa memperhatikan lingkungan.

“Kami warga yang berdekatan dengan SDN 04 sangat terganggu akibat debu yang diproduksi oleh kontraktor ini, debu-debu beterbangan ga karuan. Kalau bisa itu disiram dulu, paling ga mengurangi debu, “keluhnya.(10/10/23)

Supandi juga mengatakan, seharusnya pembongkaran gedung milik pemerintah harus memperhitungkan lingkungan, jangan sekehendaknya, coba kalau itu gedung swasta pasti sudah rame.

“Setiap pekerja gedung itu ada Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL), kalau itu gedung Swasta pasti akan dipertanyakan AMDAL, tapi kenapa gedung pemerintahan tidak memperhitungkan itu, sedangkan aturan itu yang bikin pemerintah, ujarnya dengan nada kesal.

Sementara ini Plt Dinas pendidikan DKI Jakarta, melalui Prasardik, Budiono saat dikonfirmasi terkait debu akibat pembongkaran salah satu Sekolah SDN 04 Kembangan Utara, menegaskan, ada SOP yang harus dilaksanakan oleh pihak kontraktor, kalau memang itu tidak di laksanakan akan di evaluasi.

“Jika memang kontraktor bekerja tidak sesuai SOP akan saya panggil untuk dievaluasi.Seharusnya kalau bongkaran itu menimbulkan debu yang berlebihan, kan disiram air dulu. Bahkan kendaraan yang keluar dari proyek ban mobilnya juga harus dibersihkan terlebih dahulu itu SOP nya,”tegasnya.

Budiono juga menegaskan, terkait keluhan warga, kita akan melalukan tinjauan ke lapangan secepatnya.

“Kita akan tinjau ke lapangan secepatnya seperti apa di lapangan, jangan kerjaan itu sampai mengganggu warga setempat,” tegas Budiono melalui WhatsApp Selasa
(10/10/23).

No More Posts Available.

No more pages to load.