NASIONALNEWS.id, JAKARTA – Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (KWMSB) resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Pengurus Wilayah (BPW) KWMSB DKI Jakarta dalam sebuah acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BPW KWMSB Pusat, Dr. Asrianty Alda Zain, melantik Nurhidayah sebagai Ketua BPW KWMSB DKI Jakarta.
Prosesi pelantikan berjalan khidmat dengan disaksikan para tokoh masyarakat Mandar, pengurus pusat, serta para anggota KWMSB yang hadir dari berbagai wilayah Jakarta.

Dalam keterangannya, Dr. Asrianty Alda Zain menegaskan pentingnya peran KWMSB sebagai wadah pemersatu perempuan Mandar yang ada di perantauan.
“Visi dan misi KWMSB adalah memperkuat silaturahmi, menjaga kebersamaan, dan menjadi ruang bagi perempuan Mandar untuk berkembang. Kami juga mendorong pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berbasis kearifan lokal Mandar serta memperkenalkan budaya Sulawesi Barat kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga berharap pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik, menggerakkan program-program pemberdayaan perempuan, sekaligus menjadi motor pelestarian budaya Mandar di DKI Jakarta.

DKI Jakarta Daenk Jamal
Sementara itu, Ketua KKMSB BPW
DKI Jakarta Daenk Jamal yang mewakili istrinya yang baru dilantik, Nurhidayah, menyampaikan bahwa dirinya berkomitme untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi yang menjadi fokus organisasi.
“Saya akan selalu mensuport kegiatan kegiatan yang dilakukan ketua yang baru, terutama kegiatan yang positif terutama buat kepentingan orang banyak. Seperti kegiatan sosial, kegiatan kuliner, maupun pengembangan UMKM yang akan terus kita tingkatkan, bagaimana mampu memberdayakan wanita-wanita Mandar yang ada di tanah rantau,” ungkapnya.
Disamping kegiatan pelantikan juga dilaksanakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang memang sudah tradisi dilakukan di kampung halaman. Karena kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Mandar untuk terus berperan aktif dalam memperkokoh persaudaraan dan mendorong kemajuan, baik di tanah rantau maupun di daerah asal.
(Budi Beler)






