NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Gebyar Gerak Jalan Santai dalam rangka memeriahkan HUT RI ke- 81 yang diselenggarakatan Kecamatan Pinang Kota Tangerang pada hari minggu pagi (23/08/2026) yang dilaksanakan di komplek perumahan Buana Gardenia diwarnai dengan kericuhan saat pembagian kupon Doorprize. Banyak warga kecewa karena tidak kebagian kupon. Pembegaian kupon dinilai warga sangat amburadul dan tidak teratur.
Acara yang diimingi hadiah Doorprize yang sangat menggiurkan diantaranya, beberapa TV, Sepeda Mini, Kulkas, sepeda listrik dan Umroh sangat diminati warga Kota Tangerang, sehingga ribuan warga memenuhi jalan sepajang komplek perumahan Buana Gardenia. Masyarakat begitu antusias mengikuti acara jalan santai yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Namun saat sampai di ujung (Finish) dimana ada pembagian kupon Doorprize terjadi kericuhan. Banyak warga tidak sabar untuk mendapatkan kupon tersebut, awalnya terlihat teratur, namun pada saat peserta semakin banyak datang, panitia kewalahan, sehingga banyak warga berebut kupon tersebut.

Salah satu warga yang juga ketua RW 011 Kecamatan Pinang, yang biasa dipanggil “Bang Udin” sangat kecewa sekali dengan cara pnitia membagikan kuponnya. Dirinya mengaku membawa warganya sejak pagi untuk memeriahkan acara jalan santai dengan harapan warganya mendapatkan kupon Doorprize, namaun kenyataannya hampir semua warganya tidak mendapatkan dengan alasan ‘kehabisan’. Dirinya berharap Panitia bekerja secara professional sehingga bisa teratur cara pembagiannya.
“Saya sangat kecewa sekali nih, dari jam 06 pagi saya bawa warga datang kesini untuk memeriahkan Jalan santai dengan harapan mendapatkan kupon Doorfrize, yang ada malah kecewa. Tolong lain kali ditata rapih lah cara pembagiannya jangan amburadul,” ungkapnya.
Sementara Panitia penyelengara mengatakan, pihaknya sudah berusaha melayani warga yang sudah mengikuti acara Gebyar Jalan Santai ini dengan membagikan kupon secara adil, namun menurut pihaknya banyak warga yang tidak sabar sehingga ingin merebut kupon dari tangan panitia.
“ Kami sebetulnya sudah berusaha untuk membagikan kupon ini secara adil, tapi karena banyak warga ingin merebut kupon dari tangan saya, saya juga kewalahanlah,” kata salah seorang panitia yang enggan disebut namanya. (Adek Sukarsin)






