NASIONALNEWS.ID. TANGERANG SELATAN – Ketua Driver Online Metropolitan (DOMET) terpilih perode 2025-2027, Muhammad Iqbal mengharapkan semua penyedia jasa aplikasi yang berada di Indonesia, seperti Gojek, Grab, Maxim, Indriver, Soffie dan Lalamove, memperhatikan setiap mitranya agar kesejahteran setiap driver terjamin.
Hal ini disampaikan Iqbal saat menggelar acara Kopdar Driver Online Metro Politan (Domet) pada Minggu, (24/08/2025) siang, di Pemancingan dan Rumah Makan Tirtonadi, Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan Banten.
Menurut Iqbal, dengan ketidakpastian regulasi yang mengatur dengan tegas terkait kesejahteraan pengemudi baik itu taksi online maupun ojek daring telah menimbulkan protes keras dan aksi demo terhadap penyedia aplikasi dan pemerintah. Beberapa tuntutan dari taksi online dan ojek daring seperti pemotongan potongan dari 20% menjadi 10% sepertinya tidak diindahkan. Bahkan kata Iqbal sistem penetapan tarip saat ini tidak manusiawi karena perusahaan aplikasi dapat mengubah harga secara sepihak tanpa mempertimbangkan kesejahteraan pengemudi.
Lebih lanjut Iqbal menyampaikan, sebaiknya pihak Aplikator menghapus sistem Slot agar orderan terbagi rata sehingga pengemudi bisa mendapatkan jenis orderan seperti dulu. Dengan orderan yang dipilah-pilah seperti saat ini, apalagi jika melewati orederan pihak driver akan terkena suspen 5 hingga 30 menit, sehinga kesempatan untuk dapet orderan menjadi sulit.
Iqbal menjelaskan saat Aplikator pertama ada, para driver online dimanjakan dengan orderan dan bonus yang mudah didapat. Namun setelah banyaknya kompetitor, dengan semakin majunya zaman dan makin tingginya teknologi, pihak aplikator terutama gojek dan garab sudah memilah-milah jenis layanan orderan. Namun demikian, Iqbal juga menyarankan, dengan makin tingginya teknologi, para driver online khusunya anggota DOMET harus bisa mencari inovasi baru agar orderan selalu ada.
“Sebetulnya diisini kami backgrounnya bukan hanya dari satu aplikator, tapi dari banyak aplikator. Nah disini harapan kami adalah, baik itu dari Gojek, Grab, Maxsim, Indriver maupun Lalamove, agar bisa memperhatikan para driver online yang ada dengan memberikan keamanan dan juga kenyamanan bagi kami dalam bekerja. Terutama dari sisi orderan jangan dipisah-pisah atau dipilah-pilah, kemudian juga dari sisi argo tolong bisa diperhatikan dari sisi tarifnya agar kesjateraan kami juga bisa meningkat, karena kami juga berusaha bagamana membawa nama baik aplikator dilapangan, ” tutur Iqbal.
Hal senada juga disampaikan Eru selaku Sekjen DOMET yang baru, pihaknya akan selalu konsisten dengan jalur yang dilakukan. Eru juga memohon ke semua aplikator khususnya Gojek dan Grab memberikan perlindungan kenyamanan dan pendapatan yang lebih baik . Menurutnya dengan kemajuan teknologi, dan kemajuan zaman, beberapa aplikator akan berlomba dan berebut untuk memanjakan konsumennya. Namun kata Eru, walaupun driver online sebagai mitra, dirinya memita kesejahterannya selalu terjamin. Eru juga menjelaskan, karena adanya mitra atau driver online tidak bisa dipungkiri karena jasa-jasa driver online saat ini, perusahan aplikator sudah menjadi besar.
“Bagi kami driver online Metropolitan yang tergabung dalam komunitas yang berjalan sudah cukup lama tetap konsisten dijalur yang kami lakukan. Bagi aplikator mohon perhatiannya untuk ke kami bisa memberikan perlindungan kenyamanan dan pendapatan yang lebih baik. Kami memang mitra, tapi tolong kesejhteraan kami diperhatikan. Ingat! Anda menjadi besar, karena kami ada,” pungkasnya
Dalam acara itu Muhammad Iqbal terpilih kembali secara aklamasi untuk kepengurusan periode 2025-2027 sekaligus pembagian sembako berupa beras, minyak goreng dan mie instan kepada angotanya. Sementara, Eru terpilh sebagai Sekjen Domet. Dan untuk kepengurusan baru sepepatnya akan dibentuk
Reporter: Adek Sukarsin







