NASIONALNEWS.id, JAKARTA — Pemerintah Kelurahan Pegadungan menunjukkan komitmennya dalam menangani persoalan sampah liar dengan menyiapkan langkah penataan yang lebih berkelanjutan. Lurah Pegadungan, Anugerah, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengubah lokasi pembuangan sampah liar menjadi taman interaktif bagi warga.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait tumpukan sampah di wilayah RW 02 dan RW 09. Merespons hal tersebut, jajaran kelurahan bersama pasukan oranye, Kasatpel Lingkungan Hidup (LH), serta didukung RT, RW, dan LMK, telah melakukan aksi pembersihan di sepanjang Jalan Jambu Air, dari kawasan Bambu Larangan hingga Maja.
“Kami bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga dengan melakukan pengangkatan sampah liar yang menumpuk. Ini adalah langkah awal sebelum penataan kawasan dilakukan,” ujar Anugerah.
Ia menegaskan, penanganan tidak berhenti pada pembersihan semata. Pemerintah kelurahan telah menyiapkan rencana jangka panjang dengan mengubah lahan tersebut menjadi taman interaktif yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Ke depan, lokasi ini akan kami sulap menjadi taman interaktif warga, dilengkapi dengan penghijauan serta fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas sosial masyarakat,” jelasnya.
Sebagai langkah pencegahan, pihak kelurahan juga telah memasang spanduk larangan membuang sampah sembarangan di sejumlah titik rawan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga sekaligus menjaga keberlanjutan program penataan lingkungan.
Anugerah turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami mengimbau seluruh warga agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. Selain merusak lingkungan, kebiasaan ini juga berpotensi menimbulkan banjir,” tegasnya.
Upaya ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menghadirkan ruang publik yang bermanfaat bagi warga.











