NASIONALNEWS.id, YOGYAKARTA – Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) adalah lembaga yang bertujuan menjadi pusat unggulan dalam pengembangan desain untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia. Dengan visi menjadi pusat pengembangan desain yang mampu memajukan IKM secara nasional, PDIN memiliki misi utama untuk membangun sinergi antara berbagai ekosistem IKM di Indonesia dengan fokus pada bidang desain.
Kembali buat kejutan menggelar sebuah ajang Jogja Creative Startup Festival pada akhir bulan Oktober hingga awal November 2025. Acara ini digelar melibatkan Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Yogyakarta.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto Raharjo mengatakan, “Kolaborasi Tanpa Batas, Inovasi Tanpa Henti” adalah tema acara ini. Ini adalah ajang promosi dan ajang pertemuan antara start-up, UMKM, investor, akademisi, dan pengambil kebijakan.
“Aura dan spirit ulang tahun kota Jogya mewarnai acara ini tapi yang jelas ini bukan sekedar festival, tapi kami ingin menunjukkan potensi-potensi start-up yang belum pernah tergarap,” kata Tri di
dalam acara jumpa press hari Rabu (15/10/2025) diruang pertemuan Merapi PDIN dibilangan Jalan C Simanjuntak Terban Jogyakarta.
Selain akan digelar pameran inovasi yang menghadirkan buah karya terbaik dari para pelaku kreatif digital di Jogja. Juga akan berlangsung diskusi membahas seputar perkembangan industri kreatif yang kini mengalami perkembangan sangat pesat.
“Scale Up Session, Founder’s Story, dan Awarding BravePitch akan digelar 12 November,” kata Satya selaku tim pelaksana.
Satya berharap start-up baru di Yogyakarta bisa mengikuti kompetisi acara ini, mengikuti tahapan BravePitch, dengan mengumpulkan proposal bisnis. Mereka akan menyaring menjadi 40, dan akan mengintegrasikan bisnis kreatif mereka pada juri.
“Melalui penilaian ketat kita akan memberikan hadiah cukup dari lima belas peserta,” ungkapnya.
Sebelum acara jumpa press berlangsung kepada Nasionalnews.id Tri Karyadi Riyanto menjelaskan PDIN adalah lembaga yang bertujuan menjadi pusat unggulan dalam pengembangan desain untuk meningkatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia.
Dengan visi menjadi pusat pengembangan desain yang mampu memajukan IKM secara nasional, PDIN memiliki misi utama untuk membangun sinergi antara berbagai ekosistem IKM di Indonesia dengan fokus pada bidang desain. Bukan itu saja menurutnya melalui penyediaan informasi dan referensi desain berdasarkan jenis industri dan pasar nasional maupun global, PDIN berupaya memberikan dukungan bagi IKM dalam meningkatkan kualitas desain produk mereka. Selain itu, PDIN juga berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang desain industri kecil dan menengah serta mengembangkan implementasi desain sebagai sarana untuk memajukan inovasi industri.
Kolaborasi dengan industri kreatif juga menjadi bagian integral dari upaya PDIN dalam mengembangkan IKM.
Nadi Desain untuk IKM Unggul, Sinergi dan Inovasi Merajut, Desain Membentuk Masa Depan, Bersama Industri Kreatif, Indonesia Berkilau di Mata Dunia yang merupakan spirit PDIN .
Dalam memberikan dukungan dan memfasilitasi proses pengembangan produk kreatif, mulai dari tahap riset produk hingga tahap pengembangan prototipe.
Dan berbagai fasilitas terbaik untuk mendukung proses pengembangan produk, pameran, pertemuan, dan kegiatan lainnya.
Fasilitas PDIN mencakup ruang galeri, co-working space, studio, rooftop, ruang meeting, dan ruang workshop. Selain itu, terdapat juga fasilitas pendukung untuk pengembangan produk seperti ruang woodworking dengan alat-alat seperti table saw, jointer, drum sander, dan mesin CNC laser. PDIN juga menyediakan layanan konsultasi, pelatihan, dan promosi. (Ridar)











