Raja Keraton Solo, Paku Buwono XIII Wafat, Duka Mendalam Selimuti Nusantara

oleh -
oleh
img 20251102 wa0005

NASIONALNEWS.id, YOGYAKARTA–Kabar duka menyelimuti tanah Jawa dan seluruh Nusantara. Sri Susuhunan Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi, Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu pagi, 2 November 2025, dalam usia 77 tahun. Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Jawa, khususnya para abdi dalem dan keluarga besar Keraton Surakarta.

 

Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai pihak, termasuk dari Keluarga Besar Puri Agung Pemecutan Kerajaan Badung Bali. Ida Penglingsir Agung Puri Pemecutan, Drs. Anak Agung Ngurah Putra Dharmanuraga, menyampaikan duka cita mendalam melalui pesan WhatsApp kepada redaksi NasionalNews.id Biro Yogyakarta. “Kami Keluarga Besar Puri Agung Pemecutan Kerajaan Badung Bali, menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Sinuhun Paku Buwono XIII Hangabehi, semoga semuanya dilancarkan menuju alam keabadian dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Om Swaha,” tulisnya.

 

Informasi berpulangnya Sri Susuhunan Paku Buwono XIII pertama kali diketahui dari tokoh masyarakat Solo, Sumartono Hadinoto, melalui pesan singkat di grup WhatsApp PMI bersama wartawan sekitar pukul 07.29 WIB, yang berbunyi, “Berita duka, Sinuhun seda.” Kabar tersebut kemudian dikonfirmasi oleh R.Ay. Febri Hapsari Dipokusumo, istri dari adik PB XIII, KGPH Dipokusumo, serta Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Eddy Wirabhumi, salah satu kerabat Keraton Kasunanan Surakarta.

 

Menurut KPH Eddy Wirabhumi, yang juga Ketua Harian DPP Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN), jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di Astana Raja-Raja Mataram Imogiri, Yogyakarta. “Sebelumnya, jenazah akan disemayamkan di Pendapa Paningratan, di belakang pendapa utama Keraton,” ujarnya saat ditemui wartawan di Keraton Kasunanan pada Minggu pagi. MAKN sendiri merupakan organisasi perkumpulan raja/sultan dari kerajaan dan kesultanan se-Tanah Air yang didirikan pada Agustus 2019 dan kini beranggotakan 57 raja/sultan.

 

Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, yang memiliki nama lengkap Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Hangabehi, lahir di Surakarta pada 28 Juni 1948. Beliau adalah putra tertua dari PB XII, raja sebelumnya. PB XIII naik takhta pada tahun 2004, menggantikan Sri Susuhunan Pakubuwono XII yang telah memerintah Keraton Solo sejak tahun 1945 hingga 2004,selama 59 tahun.

 

Selama memimpin, PB XIII didampingi oleh Permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pakubuwono, dan dari pernikahan tersebut dikaruniai seorang putra, yaitu GRM Suryo Aryo Mustiko atau KGPH Purbaya. Sebagai pemimpin, Sri Susuhunan Pakubuwono XIII dikenal memiliki kepribadian yang tenang dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Jawa. Beliau aktif menjaga kelangsungan upacara adat, kesenian, dan spiritualitas tradisional keraton, seperti Sekaten, Tingalan Jumenengan Dalem, dan berbagai ritual kebudayaan lainnya.

 

(Ridar/*)

No More Posts Available.

No more pages to load.