Rembug Ageng II Demokratis, Prof. Norman Pimpin Ikasmansa 2026–2030

oleh -
oleh
img 20260516 wa0016

NASIONALNEWS.ID PURWOKERTO – Alumni SMA Negeri 1 (Smansa) Purwokerto angkatan 1993, Henri Rusmanto, menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Dr. Norman Arie Prayogo, S.Pi, M.Si yang terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (Ikasmansa) Purwokerto masa bakti 2026–2030.

 

Henri yang merupakan pendukung salah satu kandidat, Asri Harinto, menyebut proses pemilihan dalam Rembug Ageng II Ikasmansa telah berjalan tuntas dan demokratis.

 

“Alhamdulillah, Rembug Ageng 2 Ikasmansa sudah selesai dan sudah terpilih ketua umum yang baru, masa bakti 2026–2030, Prof. Dr. Norman Arie Prayogo,” kata Henri, Sabtu (16/5/2026).

 

Norman terpilih melalui mekanisme voting dengan perolehan suara dominan, yakni 84 suara.

 

Henri menegaskan meski berada di kubu berbeda dalam kontestasi, seluruh pihak harus kembali bersatu demi masa depan Ikasmansa.

 

“Saya sebagai rival di dalam kontentansi tersebut mengucapkan selamat kepada Prof. Norman. Dengan kelegaan hati dan kebesaran hati, sikap yang legowo, saya ucapkan terima kasih kepada semua tim media dan tim dari Asri Harinto,” ujarnya.

 

Ia berharap pascapemilihan, Ikasmansa dapat membuka lembaran baru, membangun sinergi antara alumni, organisasi, dan sekolah.

 

“Semoga kita bisa tetap bergandengan tangan, tetap bersatu, dan tetap menjalankan silaturahmi,” katanya.

 

Henri menilai adanya dinamika berupa perbedaan dukungan, aklamasi, maupun voting merupakan hal wajar dalam proses demokrasi.

 

“Jika kemarin kita berseberangan, itu adalah dinamika demokrasi,” ucapnya.

 

Rembug Ageng II Ikasmansa digelar di Pendopo SMA Negeri 1 Purwokerto, Jalan Jenderal Gatot Subroto No. 73, Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan mengusung tema “Menyatukan gagasan, menguatkan ikatan”.

 

Forum tersebut dihadiri 62 delegasi dari 67 angkatan, atau sekitar 92,5 persen tingkat partisipasi pemilih.

 

Pemilihan ketua umum menghadirkan enam kandidat, yakni Prianto Budi Saptono (1990), Brili Agung Zaky Pradika (2007), Yohan Handriyanto (1992), Asri Harinto (1993), Santi Dwi Astuti (1996), serta Norman Arie Prayogo (2000).

 

Ketua Panitia Rembug Ageng II, Anton Hanibal, menyebut acara juga dirangkaikan dengan pertunjukan budaya Banyumasan seperti begalan dan lengger sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.

 

“Kami ingin alumni selalu berbudaya di SMA Negeri 1 Purwokerto. Kami mengenalkan budaya dan melestarikan budaya, terutama budaya Banyumasan,” kata Anton.

 

Anton mengakui dinamika jelang pemilihan berlangsung cukup keras, namun seluruh pihak tetap menjaga kedewasaan dan etika berdemokrasi.

 

Dari total 133 suara, hasil voting menunjukkan Norman unggul jauh dengan 84 suara, disusul Prianto Budi Saptono 29 suara, Santi Dwi Astuti 13 suara, Yohan Handriyanto 6 suara, Brili Agung Zaky Pradika 1 suara, sementara Asri Harinto 0 suara.

 

Dengan hasil tersebut, Prof. Dr. Norman Arie Prayogo, S.Pi, M.Si resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikasmansa Purwokerto periode 2026–2030. Norman saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

 

Dalam pernyataannya, Norman menegaskan prioritas awal kepemimpinannya adalah merangkul seluruh alumni lintas angkatan agar Ikasmansa tetap solid sebagai satu keluarga besar.

 

“Ini amanah. Yang pertama saya lakukan adalah merangkul seluruh anggota Ikasmansa. Harapannya tetap kita seduluran selawase,” ujar Norman.

 

Ia juga menekankan Ikasmansa harus menjadi jembatan bagi siswa maupun alumni muda, khususnya generasi Z, untuk mengembangkan pendidikan dan karier, sekaligus membangun ikatan kuat dengan alumni senior melalui kegiatan sosial dan kolaborasi nyata.

 

Norman menyebut salah satu program awal yang akan didorong adalah gerakan sosial berkelanjutan, termasuk rencana pembentukan dana abadi Ikasmansa, serta penguatan ekonomi alumni melalui program UMKM lintas generasi.

 

“Dalam satu hari pertama saya akan membuat sekitar 10 UMKM untuk generasi muda dalam pelaksananya dan generasi senior untuk pengawasan pengelolanya. Sehingga terjadi kolaborasi dan kita bisa mendapatkan dana abadi untuk ikatan alumni ini,” pungkasnya.

 

(Widhiantoro)

No More Posts Available.

No more pages to load.