NASIONALNEWS.ID YOGYAKARTA–Harmoni Svara 2026 siap menghadirkan pengalaman konser yang berbeda di Yogyakarta. Mengusung tema “Merayakan Masa Muda”, festival musik bertajuk “Rockphonic Night” ini akan digelar di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Konser ini akan menampilkan kolaborasi epik antara dua generasi musisi besar Indonesia, yaitu band rock legendaris Jamrud dan diva muda berbakat Isyana Sarasvati. Tidak tanggung-tanggung, aksi panggung mereka akan diiringi oleh megahnya aransemen dari 40 musisi SANSATION Orchestra.
Kolaborasi Lintas Generasi dan Genre
Jamrud, yang dikenal dengan lirik berani, jenaka, serta aransemen musik yang energetik, dipastikan akan membawakan deretan tembang ikonik mereka seperti “Pelangi di Matamu”, “Surti Tejo”, “Selamat Ulang Tahun”, dan “Putri”.
Sementara itu, Isyana Sarasvati, salah satu penyanyi dan pencipta lagu muda tersukses di tanah air, juga siap memukau penonton lewat deretan lagu hitsnya, termasuk “Keep Being You” dan “Tetap Dalam Jiwa”.
Untuk mendukung kemegahan kolaborasi rockphonic ini, pihak panitia telah menyiapkan tata panggung dan pencahayaan yang spektakuler.
“Mereka akan tampil di atas panggung megah berukuran $10 \times 16$ meter. Pencahayaan panggung dirancang khusus untuk menciptakan suasana yang dramatis dan mengarahkan fokus penonton,” ujar salah seorang panitia saat ditemui oleh NasionalNews.id, Sabtu (16/5).
Animo Tinggi dan Tiket Mulai Menipis
Guna memenuhi animo masyarakat Yogyakarta yang luar biasa, panitia menyediakan kuota sebanyak 2.000 tiket yang dapat dipesan secara online melalui platform Tuktix, termasuk kategori Early Bird (tiket murah untuk mengapresiasi pembeli awal).
“Kami menawarkan tiket early bird paling awal seharga Rp150.000. Hari ini, seiring meningkatnya permintaan, harga tiket sudah mengalami penyesuaian naik sedikit,” kata salah satu staf tiketing dari Tuktix dengan wajah sumringah.
Penggemar Luar Kota Mulai Padati Lokasi
Pantauan di lapangan menunjukkan para penggemar berat Jamrud dan Isyana Sarasvati sudah mulai berdatangan dari berbagai penjuru luar kota Yogyakarta. Salah satunya adalah Didin “Londo”, seorang penonton asal Pekalongan.
“Baru saja sampai bersama teman-teman komunitas. Semoga saja cuaca malam ini cerah dan mendukung,” ujar Didin yang datang mengenakan seragam komunitas musik cadasnya, Mendoan Blasting. (Ridar)






