Resmikan Pos Keamanan, Warga Kasembon Gelar Pencak Silat Bantengan

oleh -
img 20220926 wa0013

NASIONALNEWS.ID, KABUPATEN MALANG – Dalam rangka peresmian Pos Pantau Keamanan Dusun Sambirejo, Desa Pondok Agung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, warga menggelar seni Pencak Silat Bantengan yang tergabung dalam Lesbumi Sambijoto di lapangan Jalan PLTA Mendalan Sambireja, Minggu (25/9/2022).

Adapun pos pantau keamanan tersebut dibangun dari swadaya masyarakat Dusun  Sambirejo, Desa Pondok Agung, Kecamatan Kasembon.

Salah satu anggota rombongan Seni Pencak Silat Bantengan Abah Irwan mengatakan, acara tersebut digelar ada sekitar 100 personel seni Pecak Silat Bantengan gabungan se-Kecamatan Kasembon, bahkan ada yang dari Kabupaten Kediri.

“Ada sekitar 100 personil gabungan seni Pencak Silat Bantengan se-Kecamatan Kasembon dan melibatkan sanggar Bantengan dari Kabupaten Kediri,” kata Abah Irwan saat dikonfirmasi di lokasi, Minggu (25/9/2022).

Dalam kesempatan yang sama Anshori juga anggota Seni Pencak Silat Bantengan menjelaskan, bahwa seni Bantengan ini, beberapa tahun yang silam masyarakat khususnya Kecamatan Kasembon hampir saja lupa akan budaya yang sebenarnya dimiliki dari sejak nenek moyang (Leluhurnya).

“Alhamdulillah, kami bersama dengan kawan-kawan baik yang ada di Sambirejo, Malang, Kandangan dan Kediri berupaya mengembangkan kembali dan ternyata masyarakat masih menggemari akan kesenian bantengan tersebut,” jelas Anshori.

Lebih lanjut, Anshori menjelaskan, sini bantengan tersebut, mengarah pada roh lain (leluhur) yang kemudian dimasukkan ke raga seseorang (peserta) melalui salah satu pawang roh leluhur tersebut masuk ke raga seseorang, sehingga orang tersebut akan kesurupan.

“Tergantung roh apa yang dimasukan ke dalam raga orang tersebut, apabila roh banteng orang tersebut sikapnya akan seperti banteng dan apabila yang dimasukan roh macan (harimau) sikapnya akan seperti harimau,” jelasnya.

(Budi Beler)

No More Posts Available.

No more pages to load.