Sejumlah Anggota Pendiri Ikatan Wartawan Independen Undur Diri

oleh -
oleh
img 20260315 145355

NASIONALNEWS.ID PASAMAN BARAT – Sejumlah anggota Ikatan wartawan Independen (IWI) yang sebelumnya  terbentuk di Ujunggading, kecamatan Lembah Melintang Kabupaten pasaman barat, Sumatra Barat, kini telah undur diri.

Pengunduran diri dari anggota IWI ini dilatarbelakangi atas tidak adanya keterbukaan dari pengurus terhadap anggotanya belakangan ini. Berawal dari hal demikian maka 70% dari pendiri IWI telah sepakat secara resmi mengundurkan diri dari organisasi Ikatan Wartawan Independen (IWI) pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa mereka tidak lagi memiliki hubungan dengan organisasi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan secara terbuka sebagai bentuk klarifikasi kepada publik agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait penggunaan nama organisasi dalam berbagai aktivitas.

Adapun wartawan yang menyatakan mundur dari keanggotaan IWI juga sebagai pendiri di antaranya: Wawan Saputra, Arwin Lubis, Hamidan, Muazzin, Arman dan fauzan.

Mereka menegaskan bahwa sejak pengunduran diri tersebut, segala aktivitas yang dilakukan tidak lagi membawa nama maupun mewakili organisasi IWI dalam bentuk apa pun.

Hamidan SH mengatakan, klarifikasi tersebut disampaikan setelah pihaknya menerima informasi adanya oknum yang memanfaatkan nama Ikatan Wartawan Independen untuk kepentingan tertentu.

“Hari ini kami sampaikan kepada unsur-unsur Pemerintah Daerah, perusahaan milik pemerintah maupun swasta di Kabupaten Pasaman Barat, serta kepada masyarakat luas bahwa kami mendapat informasi adanya oknum yang memanfaatkan nama Ikatan Wartawan Independen.

Perlu kami tegaskan, apabila ada pihak yang melakukan tindakan dengan mengatasnamakan IWI, maka hal tersebut bukan lagi menjadi tanggung jawab kami,” ujar Hamidan.

Ia juga mengingatkan agar nama IWI tidak dicatut atau digunakan oleh pihak mana pun untuk kepentingan pribadi yang dapat menimbulkan kesan seolah-olah berkaitan dengan para mantan anggota tersebut.

Sementara itu, Muazzin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan bertanggung jawab apabila masih ada oknum yang menggunakan nama organisasi tersebut untuk melakukan tindakan yang merugikan pihak lain.

“Jika masih ada oknum yang mengatasnamakan organisasi ini dan melakukan tindakan yang merugikan pribadi maupun instansi, kami sebagai anggota yang telah keluar tidak bertanggung jawab atas tindakan tersebut. Apabila ada pihak yang tetap mencatut nama kami, maka akan kami tindak tegas dan laporkan kepada pihak yang berwajib,” tegas Muazzin.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat sekaligus untuk menjaga profesionalitas serta menghindari potensi penyalahgunaan nama organisasi ke depan.

Para wartawan tersebut juga menegaskan komitmen untuk tetap menjalankan aktivitas jurnalistik secara profesional dan independen meskipun tidak lagi berada dalam organisasi tersebut.    (Zan)

No More Posts Available.

No more pages to load.