NASIONALNEWS.ID TANGERANG SELATAN -Berbagai macam cara untuk menarik pengunjung akan selalu dilakukan oleh pengelola Kuliner. Dari berbagai menu yang menarik, tempat yang nyaman, dan yang paling penting untuk wisata kuliner adalah tempat parkir yang luas.
Hal ini pun dilakukan oleh Pengurus DKM Masjid Imanuddin yang biasa di panggil Pak Walid. Dirinya sangat konsen terhadap perkembangan kuliner. Dengan Idenya yang sangat brilian, tenant yang awalnya sederhana, kini disulap menjadi tenant yang moderen. Dengan tempat yang tertata rapih dan besih, serta tempat makan yang sejuk di ruangan ber AC, juga tersedia tempat makan outdoor dibawah pohon rindang yang terhindar dari sorotan matahari langsung. Tentunya sangat nyaman untuk bersantap makanan dan bersantai. Tersedia juga WIFI gratis untuk sekedar broshing dan ber WA ria.
Disini pulalah “Warung Jajan Mbak Dewi” hadir, untuk memanjakan para pencita kulinner. Warung ini dikelola oleh seorang wanita muda asal solo yang cukup berpengalaman di dunia kuliner, menyajikan berbagai macam jajanan anak dan dewasa. Diantaranya sosis bakar, sosis goreng, kentang goreng, mie rebus, mie goreng serta berbagai lauk serba ikan, antara lain, Pecak Ikan, Nila Goreng, Lele Goreng dan lain-lain. Serta tidak kalah menariknya untuk disantap yaitu sayur asem buatan Jawa Asli yang rasanya sangat enak dan segar di lidah, serta tersedia bebagai minuman ringan lainnya.
Dewi, salah satu penyewa mengatakan, penyewa tenant tidak diizinkan menyediakan jenis minuman apapun, karena kata dia sudah tersedia di Kafee milik Walid.
Lebih lanjut dewi mengatakan, sangat disayangkan jika penyewa tidak diizinkan menyediakan minuman. Menurutnya dengan tidak dizinkan menjual minuman akan mengurangi minat pembeli. Padahal kata dia, jika diizinkan jual minuman, bisa untuk tambahan uang sewa tenant. Namun demikian Dewi pasrah dan menerima apapun kebijakan pengelola tenant.
“ Penyewa tenant tidak diizinkan menyediakan jenis minuman apapun, karena sudah tersedia di Kafe yang sudah disediakan Pak Walid,” ujar Dewi penyewa tenant kepada media Nasionalnews. Id pada Selasa, (11/11/2025).
“Sebetulnya sangat disayangkan jika kami tidak diizinkan menyediakan minuman. Ya masa sih yang makan harus pesan ditempat lain. Dan sebetulnya jika kita diizinkan jual minuman, kan lumayan bisa buat nambahin sewa tenant. Ya apa mau dikata, kebijakan dari pemilik tenant sudah begitu, kita ngikutin aja,”tutur Dewi agak sedikit kecewa.
Sementara Walid Pengelola tenant membenarkan penyewa tidak diizinkan menyediakan jenis minuman apapun. Karena menurut Walid, aneka minuman sudah tersedia di Kafee yang bersebelahan dengan tenant tersebut. Penyewa tenant hanya diperbolehkan menyajikan minuman jika Kafee utama libur pada hari Senin. Selebihnya pengunjung hanya diperbolehkan memesan minuman di Kafee tersebut.
“Kami hanya mengijinkan penyewa tenant menjual minuman disaat kafe kami tutup yaitu pada hari Senin,” ujarnya.
Dengan parkir yang sangat luas di area halaman masjid, dan tentunya aman karena diawasi CCTV 24 jam dari berbagai arah, cukup untuk parkir lebih dari 50 kendaraan roda dua, dan 30 kendaraan roda empat. Aksesnyapun sangat mudah terjangkau. Masjid Immanudin terletak di jalan Raya Boulevard Graha Bintaro, tepatnya dari arah Graha raya menuju Pondok Kacang arah Tol Parigi dan Bintaro Echange Mall.
(Adek Sukarsin)






