Spektakuler! Fenomena Pelangi Kembar Hiasi Langit Yogyakarta, Warga Berharap Pertanda Baik

oleh -
oleh
img 20260413 wa0007

NASIONALNEWS.ID YOGYAKARTA–Suasana pagi di Yogyakarta pada Minggu (12/4/2026) terasa lebih istimewa. Fenomena langka berupa pelangi kembar (double rainbow) tampak membentang indah di kawasan Jalan Kaliurang, Kabupaten Sleman, memicu decak kagum warga dan pengendara yang melintas.

Pesona Optik di Pagi Hari

Fenomena alam ini berlangsung selama hampir satu jam, mulai pukul 05.35 WIB hingga 06.30 WIB. Dalam penampakannya, terlihat dua busur pelangi muncul secara bersamaan. Pelangi utama (primer) tampak sangat kontras dan jelas, sementara pelangi kedua (sekunder) terlihat sedikit lebih pudar dengan ukuran busur yang lebih besar.

 

Secara ilmiah, pelangi kembar terjadi akibat pantulan cahaya sebanyak dua kali di dalam tetesan air hujan. Uniknya, urutan warna pada pelangi sekunder merupakan kebalikan dari pelangi primer, di mana warna merah berada di sisi dalam busur.

 

Antusiasme Warga dan Pengendara

Keindahan momen ini membuat sejumlah pengendara sepeda motor di Jalan Kaliurang KM 10 menepikan kendaraan mereka untuk mengabadikan gambar menggunakan ponsel.

“Baru kali ini saya melihat pelangi menjulang ke angkasa, langsung dua sekaligus. Semoga ini menjadi pertanda baik,” ujar salah satu pengendara yang terpukau melihat fenomena tersebut.

Hal senada diungkapkan oleh Ibu Kristina, seorang pengusaha katering asal Padukuhan Gejayan, Condongcatur. Ia mengaku melihat fenomena tersebut saat hendak berangkat belanja ke Pasar Kolombo.

“Saya juga menyaksikan pelangi itu ada dua. Ini pertama kalinya bagi saya, semoga membawa berkah,” tuturnya kepada tim NasionalNews.id.

Bertepatan dengan Agenda Religi

Menariknya, kemunculan pelangi kembar ini bertepatan dengan persiapan acara Manaqib Kubro dan Istighotsah Manaqib Kubro dan Istighotsah JATMAN yang digelar di halaman Masjid Sultan Agung, Yogyakarta. Ketua Panitia acara, Ustadz H. Zainal Fata, berharap fenomena alam ini menjadi simbol positif bagi kelancaran kegiatan tersebut.

 

“Semoga penampakan dua pelangi yang bersamaan dengan acara manaqib ini adalah pertanda baik. Saya jadi tertarik untuk mencari tahu lebih dalam mengenai makna fenomena alam seperti ini,” ungkapnya.

Catatan Sejarah dan Legenda

Fenomena pelangi kembar memang tergolong jarang terjadi di Indonesia. Sebelumnya, fenomena serupa pernah terpantau di Nusa Penida, Bali pada tahun 2021 dan Aceh Besar pada tahun 2022.

 

Dalam catatan sejarah dan legenda lokal, fenomena alam di langit Yogyakarta sering kali dikaitkan dengan peristiwa besar, seperti saat masa Perang Inggris-Mataram (Geger Sepehi) pada Juni 1812 silam. Meski kini dipandang sebagai murni fenomena sains atmosfer, kehadirannya tetap membawa pesan optimisme bagi masyarakat Yogyakarta.

(Ridar)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.