Wali Kota Cup Lahirkan Atlet Biliar Potensial Yogyakarta

oleh -
img 20261104 102033

NASIONALNEWS.ID, YOGYAKARTA – Kompetisi biliar tak sekadar menjadi ajang adu ketangkasan. Pemerintah Kota Yogyakarta mulai mendorong olahraga ini sebagai potensi daerah yang bisa melahirkan atlet berprestasi sekaligus mendukung sektor pariwisata.

Komitmen tersebut terlihat melalui penyelenggaraan Jogja 9 Ball Billiard Competition – Wali Kota Cup, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kompetisi tersebut. Menurutnya, kejuaraan ini memiliki peran penting dalam membangun regenerasi atlet dan meningkatkan kualitas olahraga biliar di Kota Yogyakarta.

Hal itu disampaikan Wawan saat menghadiri babak final kompetisi di Lucky Billiard, Senin (2/11/2026).

Wawan mengatakan, biliar bukan sekadar permainan memasukkan bola ke dalam lubang. Olahraga ini juga melatih ketenangan, ketepatan, konsentrasi, strategi, dan kemampuan mengendalikan diri.

“Biliar mengajarkan ketenangan, presisi, konsentrasi, strategi dan pengendalian diri. Satu pukulan tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan membaca situasi dan mengambil keputusan dengan tepat,” ungkapnya.

Menurut Wawan, nilai-nilai tersebut menjadi modal penting untuk membentuk atlet berkualitas. Karena itu, kompetisi yang digelar secara berkelanjutan diperlukan agar potensi atlet muda bisa ditemukan dan dikembangkan.

Pemkot Yogyakarta berharap semakin banyak atlet biliar potensial yang muncul dan mampu bersaing dalam kejuaraan di tingkat lebih tinggi.

Sementara itu, Ketua Panitia Jogja 9 Ball Billiard Competition – Wali Kota Cup, R. Lucky Nurhadi Kurniawan, menyampaikan kompetisi tersebut telah menghasilkan sejumlah atlet yang berhasil menembus babak final hingga semifinal.

Dalam pertandingan puncak, Rosyid berhasil keluar sebagai Champion, sedangkan Joni Uun menempati posisi Runner-up. Adapun Nando dan Henry Fisher berhasil mencapai babak semifinal.

Lucky berharap kompetisi ini bisa menjadi ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan meningkatkan kualitas permainan.

Ia juga berharap Wali Kota Cup dapat terus digelar secara rutin sehingga semakin banyak atlet biliar potensial yang lahir dari Kota Yogyakarta.

Dengan kompetisi yang berkesinambungan, biliar diharapkan tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari daya tarik wisata olahraga Kota Yogyakarta. (Ridar)

No More Posts Available.

No more pages to load.