NASIONALNEWS.ID, Jakarta – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) berharap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diberikan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B).
“Saya berharap jumlah penerima MBG 3B bisa ditingkatkan karena hingga saat ini memang masih ada beberapa SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang belum mengalokasikan untuk 3B,” kata Wakil Menteri (Wamen) Kemendukbangga/BKKBN.
Pernyataan ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Terbatas Tata Kelola Program MBG di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, di Jakarta pada Kamis (2/4/2026).
“Hal ini mengingat bahwa pemberian MBG untuk 3B merupakan salah satu cara menyukseskan visi dan misi Presiden Prabowo untuk mencapai Indonesia Emas 2045 dengan pencegahan stunting di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).”
Semula distribusi MBG ke sasaran 3B hanya pada Senin dan Kamis yang diharapkan bisa diberikan setiap hari kepada sasaran 3B.
Langkah ini dilakukan dengan menu makanan basah yang lebih menyehatkan dan menghindari makanan kering yang mengandung ultra-processed foods.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M. menanggapi itu dengan berencana menerbitkan peraturan badan, turunan Perpres 115 Tahun 2025 Tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.
Langkah ini akan mengatur pelaksanaan MBG bagi 3B ke depannya.
“Untuk balita, ibu menyusui, dan ibu hamil (3B), tidak ada perubahan apapun karena sudah bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
“Namun, perlu disempurnakan karena pemberian MBG bagi 3B sangat penting untuk menentukan masa depan anak-anak kita, pada akhirnya menentukan masa depan Indonesia.”






