NASIONALNEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Upaya meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik terus dilakukan. SMA Negeri 1 Muara Kaman dan Madrasah Aliyah DDI Karya Batu Loa Janan, Kutai Kartanegara, sukses menggelar In House Training (IHT) bertajuk 15 Kunci Rahasia Komunikasi.
Kegiatan di SMAN 1 Muara Kaman dilaksanakan pada Sabtu, 26 September 2026, diikuti 35 guru dan karyawan dengan konsep indoor dan outdoor. Sementara di MA DDI Karya Batu Loa Janan digelar pada Selasa, 29 September 2026, dengan peserta 15 guru.
IHT ini bukan sekadar pelatihan biasa. Materi yang diberikan fokus pada pengembangan diri, motivasi berprestasi, dan penguatan mental positif agar guru mampu bekerja lebih profesional, produktif, dan solid.
Kepala SMAN 1 Muara Kaman, Wiwin Windhiarty, http://M.Pd., menegaskan pelatihan ini krusial untuk menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“IHT ini dirancang agar guru mampu membangun hubungan kerja yang harmonis, memperkuat sinergi, dan memberikan pendampingan optimal kepada murid. Khususnya dalam menghadapi TKA, guru harus bisa memotivasi dan membangun kepercayaan diri murid agar lebih siap sejak dini,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Kepala MA DDI Karya Batu, M. Rusli, http://S.Pd. Menurutnya, komunikasi efektif menjadi kunci pendampingan murid yang lebih terarah dan optimal dalam menghadapi TKA.
Kegiatan ini dibuka oleh Kasi SMA, Fadli Yulizannur, http://S.Pd., http://M.App.Ling. Ia menekankan pentingnya guru menjaga mood dan energi positif, serta menjadi pribadi yang ramah, terbuka, dan komunikatif.
Sementara perangkat Desa Batuah, M. Amin, http://S.Ag., yang menjadi narahubung kegiatan, menilai komunikasi efektif akan menciptakan hubungan harmonis antara guru, murid, dan orang tua.
Pelatihan menghadirkan trainer profesional asal Yogyakarta, Saiful Haq atau yang akrab disapa Kak Sha (M.Pd., CH., CHt., http://C.NLP., http://CT.GP., http://C.MMH.). Ia merupakan trainer bersertifikat NLP California, Hypnotist IBH, dan Master Trainer BNSP.
Dengan metode fun game inovatif, simulasi, dan praktik langsung, peserta diajak mempraktikkan cara membangun koneksi, menciptakan kepercayaan, hingga mengelola perbedaan.
Ada 15 materi inti yang dibahas, mulai dari The Power of Communication, 3 Learning Styles (VAK), 3V Communication, Rapport, Pacing, Leading, Anchoring, Hypnotherapy & Suggestive Communication, Storytelling & Emotional Connection, hingga Charismatic Communication, Public Speaking, dan Reframing.
Prinsipnya sederhana: Guru dan karyawan bertumbuh, komunikasi semakin efektif, sinergi semakin kuat, sekolah semakin maju dan berdampak.
Kegiatan ditutup dengan pembuatan anchor semangat, doa, dan foto bersama. (Sha)











