Soal Sampah, DLH Kota Tangerang Harap RDF Jadi Solusi

oleh -
rdf energi terbarukan

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar acara webinar membahas Refuse Derived Fuel (RDF) merupakan salah satu teknik pengolahan sampah dengan mengubah sampah menjadi bahan bakar energi terbarukan.

Acara yang diikuti perwakilan perusahaan yang ada di Kota Tangerang dengan mengangkat tema, “Potensi Pemanfaatan RDF Sebagai Bahan Bakar Pengganti Batu Bara Bagi Industri”, yang nantinya dapat menjadi solusi persoalan sampah di Kota Tangerang.

Kepala DLH Kota Tangerang, Dedi Suhada mengatakan, bahwa sampah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku RDF dengan cara mengolah sampah menjadi briket bahan bakar dan dapat mengurangi beban penampungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Rawa Kucing.

“Saya berharap program RDF bisa terealisasi di Kota Tangerang, mengingat beban TPS rawa kucing yang sudah semakin berat untuk menampung sampah,” terang Dedi kepada Nasional News disela-sela acara webinar, Selasa (8/12/2020).

Menurutnya, Kota Tangerang yang tak kurang dari 2 juta jiwa penduduk dengan kontribusi sampah 1800 ton perhari dan yang masuk ke TPA 1500 ton perhari, ini dapat berkurang bila pelaku usaha menggunakan RDF.

“Kita mengajak para pelaku industri agar bisa membantu pemkot dalam menangani persoalan sampah, dengan mengajak para pelaku usaha agar mengunakan RDF menjadi pengganti batu bara sebagai energi terbarukan,” pungkas Dedi.

Dlh Kota Tangerang

Sebelumnya, Walikota Tangerang H Arief R Wismansyah menerangkan, persoalan persampahan masih menjadi salah satu masalah klasik yang dihadapi sebagian besar daerah yang ada di Indonesia, salah satunya adalah Kota Tangerang.

“Sejumlah tempat sudah mencoba memanfaatkan RDF untuk mengurangi timbulan sampah yang ada,” ujar Walikota dalam sambutannya pada pembukaan webinar tersebut.

Arief mengungkapkan, nantinya industri yang ada di Kota Tangerang juga dapat turut serta melalui penggunaan RDF sebagai pilihan pengganti bahan bakar yang digunakan.

“Ongkos produksi dari sisi bahan bakar akan bisa lebih ditekan, dibanding menggunakan bahan bakar lain. Industri bisa lebih hemat sedangkan Pemkot bisa mengurangi beban sampah perkotaan,” imbuhnya.

Walikota berharap, agar peserta webinar dapat mempelajari secara mendalam berbagai keuntungan dari pemanfaatan RDF dalam mengatasi masalah persampahan yang ada di Kota Tangerang dan mendorong penggunaan energi terbarukan.

“Jadi antara sektor industri dan Pemkot Tangerang bisa saling membantu,” tandasnya. (Adv)

No More Posts Available.

No more pages to load.