Warga Apresiasi DP3AP2KB Kota Tangerang Gelar Isbat Nikah

oleh -
DP3AP2KB Kota Tangerang

NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang menggelar prosesi isbat nikah bagi masyarakat yang belum tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA). Kegiatan itu disambut baik ratusan warga Kota Tangerang yang ikut menjadi peserta isbat nikah, Selasa (30/3/2021).

Kepala Seksi Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Kota Tangerang, Wildan Widiaswara menjelaskan, bahwa ratusan warga antusias mengikuti kegiatan tersebut, yang merupakan kegiatan lanjutan dari isbat nikah sebelumnya.

“Acara kali ini ada seratus peserta, Benda 20 peserta, Cipondoh 11, Tanggerang 7, Negla sari 18, Batu ceper 2, Pinang 21, Karang tengah 4, Ciledug 4, Larangan 2, Periuk 5, Jatiuwung 1, Karawaci 5, Cibodas 1. Acara itu digelar di 7 lokasi berbeda, yaitu di Aula Kecamatan Benda, Cipondoh, Negla sari, Pinang, Larangan, Karawaci,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memberikan legalitas yang jelas bagi masyarakat yang sebelumnya pernah menikah secara siri sehingga sah secara hukum Negara.

“Sebenarnya kita memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Tangerang yang dulunya pernah menikah secara siri bisa sah secara hukum, itu melalui keputusan pengadilan agama di sahkan melalui pengadilan agama, kemudian disahkan dan diakui oleh negara hasilnya di sampaikan pada Kantor Urusan Agama (KUA), dari KUA itu sendiri bisa memiliki buku nikah,” ungkapnya.

Wildan menjelaskan, setelah diakui secara sah oleh negara di harapkan dapat membantu masyarakat dalam membuat administrasi kependudukan

“Dari buku nikah itukan nanti ada faktor berkelanjutan, jadi masyarakat yang belum memiliki Akte Kelahiran bisa mempermudah membuat akte kelahiran,” terangnya.

Namun demikian tidak seluruh peserta bisa disahkan, lanjut Wildan, dikarenakan mereka harus bisa melengkapi syarat -syarat yang ditetapkan dalam Sidang Isbat nikah.

“Tidak seluruhnya yang mendaftar bisa disahkan karena mereka harus melengkapi persyaratan. Misalkan begini, masyarakat yang dulu menikah belum memiliki akta cerai, itu tidak dapat disahkan, jadi mereka harus melengkapi persyaratannya terlebih dahulu,” tutupnya.

Salah satu peserta usai melaksanakan isbat nikah di Aula Kantor Kecamatan Karawaci, Muhamad Amsori mengapresiasi kegiatan tersebut, lantaran sudah delapan tahun dirinya tidak memiliki surat nikah, dengan adanya program tersebut  ia merasakan sangat membantu.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang, ini sangat membantu sekali buat saya, sudah delapan tahun saya tidak memiliki surat nikah, saya harap kegiatan ini dapat terus berlangsung agar orang seperti saya ini dapat memiliki surat nikah,” pungkasnyas. (Adv)

No More Posts Available.

No more pages to load.