Danang Maharsa Dorong Warga Sleman Terapkan Budaya Tertib Lalu Lintas

oleh -
img 20260728 wa0048

NASIONALNEWS.ID SLEMAN – Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengajak masyarakat menjadikan tertib berlalu lintas sebagai bagian dari budaya sehari-hari.

Menurutnya, kesadaran berlalu lintas yang baik menjadi fondasi penting untuk menciptakan keselamatan bersama di tengah meningkatnya mobilitas kendaraan di Kabupaten Sleman.

Pesan tersebut disampaikan Danang saat membuka Sosialisasi Tertib Lalu Lintas kepada Masyarakat Tahun 2026 di Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dan DPRD Kabupaten Sleman melalui program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Anggota Komisi D DPRD Sleman, Nurlia Ardiyanti Putri.

Danang menilai perkembangan Sleman sebagai kawasan pendidikan, permukiman, sekaligus destinasi wisata berdampak pada meningkatnya jumlah kendaraan di jalan.

Karena itu, masyarakat perlu mengutamakan disiplin berlalu lintas agar risiko kecelakaan dapat ditekan.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat, dan harus kita budayakan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Sleman, Nurlia Ardiyanti Putri, mengatakan sosialisasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pemahaman anggota Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

Ia berharap peserta dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini diikuti 350 anggota FKPM dari Kapanewon Ngaglik dan Pakem. Materi disampaikan oleh narasumber dari Satlantas Polresta Sleman dan PT Jasa Raharja Cabang DI Yogyakarta.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peran FKPM di lapangan, Pemerintah Kabupaten Sleman juga menyerahkan bantuan perlengkapan keselamatan berupa 56 unit traffic cone, 14 rambu genggam STOP, 350 rompi sosialisasi, dan 14 senter lalu lintas.

Bantuan tersebut diharapkan memperkuat upaya edukasi sekaligus mendukung terciptanya ketertiban lalu lintas di wilayah Sleman. (Jat)

No More Posts Available.

No more pages to load.